Pemimpin Eropa peringatkan badai belum berakhir
Jakarta, Strategydesk - Para pemimpin zona euro memanfatkan momentum Tahun Baru untuk menyampaikan pesan akan bahaya yang mengintai ekonomi Eropa selama 12 bulan ke depan.
Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan “turbulensi” mengiringi Eropa dalam upayanya menyelamatkan euro dan mengatasi krisis utang. “perjalanan tentunya terjal tapi di akhir nanti Eropa akan lebih kuat dari sebelumnya,” kata Merkel dalam pidato Tahun Barunya. Ia juga mengatakan 2012 tidak diragukan lagi akan lebih berat dari 2011.
Merkel akan bertemu dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy di Berlin pada 9 Januari untuk membahas revisi aturan fiskal Eropa menyusul keputusan pertemuan Desember lalu. Kesepakatan final soal proposal Jerman-Perancis yang disepakati dalam pertemuan itu akan ditekan Maret nanti.
Merkel membela euro dengan mengatakan mata uang itu mempermudah hidup dan memperkuat ekonomi. “Hari ini, yakinlah saya akan melakukan apapun untuk memperkuat euro,” katanya. “Tapi hal ini hanya akan berhasil bila Eropa belajar dari kesalahannya. Salah satunya adalah dengan meniti kerja sama yang lebih kuat,” tambahnya.
Presiden Nicolas Sarkozy, yang menghadapi pemilu tahun ini dan merosot popularitasnya, mengatakan perlu ada perubahan struktural dalam ekonomi Perancis. Menurutnya, tahun baru ini penuh dengan risisko dan masa depan Perancis bergantung padanya. “2012 akan menjadi tahun penuh risiko tapi juga kemungkinan. Penuh harapan, bila kita tahu menghadapi tantangan. Tapi penuh bahaya, bila kita diam saja,” katanya.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- G-8 belum mampu yakinkan pasar
- Jepang mulai optimis dengan prospek ekonomi
- Yunani harus gelar pemilu ulang
- Euro, cacat sejak lahir
- Pejabat Eropa bersiap kemungkinan keluarnya Yunani dari euro
- Krisis perbankan, dilema Spanyol
- Meski surplus bertambah, ekspor & impor China melambat
- Jerman ke Yunani: Langgar aturan, tak ada bantuan
- Perancis & Yunani picu era ketidakpastian baru
- Yunani berisiko keluar dari euro?
- Draghi tetap buka ruang tindakan bila diperlukan
- ECB coba bertahan di tengah tekanan
- Manufaktur China membaik, indikasi pemulihan
- RBA pangkas rate 50 bps
- Spanyol dalam jeratan resesi



