Pejabat Eropa akui perlunya restrukrutisasi utang Yunani

Tanggal May 18, 2011 / 12:32 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Menghadapi prospek bailout kedua untuk Yunani, para menteri keuangan Eropa mendesak negara itu itu melakukan pengurangan defisit lebih giat lagi dan mengakui untuk pertama kalinya bahwa investor perlu dilibatkan dalam restrukturisasi utang Yunani.

Dalam pertemuan Ecofin, para pejabat berakhir dengan konsensus restrukturisasi utang Yunani, atau memperpanjang waktu jatuh tempo tanpa mengubah bunga atau jumlah utang, dihindari atau paling tidak sebagai jalan terakhir.

Selama berbulan-bulan, para pejabat Eropa selalu menolak opsi restrukturisasi utang Yunani. Mereka juga enggan membahas wacana melihatkan investor atau sektor swasta dalam restrukturisasi utang Yunani sebelum 2013 karena takut reaksi negatif dari pasar.

Ketabuan itu diakhiri oleh Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker, yang memimpin pertemuan tersebut, setelah mengatakan ia tidak menutup kemungkinan opsi seperti itu. Ia kemudian menyebutnya dengan istilah restrukturisasi ringan.

Perubahan pandangan ini menyusul pembicaraan intensif dimana beberapa menteri menyatakan kefrustasian atas lambatnya upaya Yunani dalam program privatisasi yang dapat mengumpulkan dana hingga $71 miliar.

Dengan ini, berarti kreditor kemungkinan diminta untuk memberi Yunani tambahan dalam membayar kewajibannya, kata salah satu pejabat Eropa. “Perpanjangan waktu jatuh tempo secara sukarela mungkin akan diminat dari investor,” kata Ketua Komisi Moneter Uni Eropa Olli Rehn.

Tapi, sebelum itu, Rehn mengatakan pemerintah Yunani harus mengumumkan pemotongan anggaran baru dan reformasi untuk memastikan dapat mengurangi defisit anggaran sesuai target yang ditentukan dalam program bailout.

Para menteri keuangan zona euro juga membahas bailout kedua, karena semakin jelas Yunani butuh tambahan uang dalam dua tahun ke depan. Namun, mereka tidak akan mengucurkannya tanpa komitmen baru dari Yunani.

Utang Yunani diperkirakan mencapai 166% PDB pada akhir 2012, tertinggi di zona euro. Banyak ekonom yang melihat restrukturisasi dan tambahan bailout tidak akan cukup.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account