PDB Singapura melesat, proyeksi dinaikan
Jakarta, Strategydesk - Ekonomi Singapura tumbuh pesat di kuartal kedua tahun ini berkat sektor manufakturnya, membuat pemerintah menaikan proyeksi pertumbuhan tahun ini.
PDB selama kuartal kedua tumbuh 26% dari periode yang sama tahun lalu, menurut laporan Kementerian Perdagangan dan Industri hari ini. Angka tersebut jauh lebih besar dari prediksi 17,4%. Di kuartal pertama, PDB tahunan tumbuh 45,9%. Selama semester pertama tahun ini, PDB tumbuh 18,1%.
Menurut Kementerian, pertumbuhan didorong oleh lonjakan output biomedikal dan produksi barang elektronik, di tengah membaiknya permintaan global. Sektor manufaktur tumbuh 45,5% di kuartal kedua. Selain itu, sektor konstruksi tumbuh 13,5% dan jasa tumbuh 11,4%.
Dengan pertumbuhan yang amat pesat ini, pemerintah merevisi naik proyeksi PDB 2010 menjadi antara 13% dan 15%, dari sebelumnya 7-9%. Namun, Kementerian juga mengatakan pertumbuhan diperkirakan melambat di semester kedua tahun ini karena perlambatan pemulihan ekonomi AS dan krisis fiskal Eropa.
Ekonomi Singapura bergantung pada produksi industrial, pariwisata dan keuangan. Singapura, yang punya prosentase miliuner tertinggi di dunia, adalah negara Asia pertama yang mengumumkan PDB kuartal kedua.
China akan mengumumkan data PDB-nya Kamis nanti, yang diperkirakan akan menunjukan ekonomi tumbuh 10,5% di kuartal kedua, melambat dari 11,9% di kuartal sebelumnya.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan
- Kecemasan orang Amerika, pekerjaaan, utang & politisi
- Gubernur SNB lengser akibat istri main valas
- Efek Eropa, IMF akan pangkas proyeksi PDB global
- Soros: Krisis Eropa lebih buruk dari 2008
- Yunani: Kita bisa keluar dari zona euro dalam 3 bulan
- Rating Obama akhirnya membaik
- Roubini: Tahun depan, situasi memburuk
- The Fed: Ekonomi tumbuh moderat, belum perlu stimulus baru
- Jim Rogers: Pemerintah bohong soal inflasi & pengangguran



