PDB Jepang Kontraksi 2,3%

Tanggal February 13, 2012 / 11:30 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Ekonomi Jepang mengalami kontraksi selama kuartal terakhir tahun lalu akibat merosotnya ekspor dan manufaktur karena lesunya permintaan, penguatan yen dan banjir Thailand.

Kantor Kabinet melaporkan PDB selama periode Oktober-Desember turun 2,3% dari periode sama tahun sebelumnya, lebih buruk dari prediksi 1,3%. Secara per kuartal, PDB kontraksi 0,6% karena ekspor, yang anjlok 3,1%.

Data itu memperlihatkan efek dari apresiasi yen dan perlambatan ekonomi global, yang mengurangi permintaan ekspor. Selain itu, banjir di Thailand menghancurkan pabrik perusahaan Jepang, yang menjadi sentra produksi penting. Pabrik di Jepang yang bergantung dengan suku cadang buatan Thailand pun menderita.

Tapi prospek terlihat cerah, sebagian karena aktivitas rekonstruksi pasca gempa dan tsunami, yang kemungkinan dapat memberi kontribusi signifikan ke pertumbuhan. Selain itu, Menteri Ekonomi Motohisa Furukawa menyatakan optimis kegiatan ekspor dan produksi terus meningkat di tahun ini. “Selama Desember, ekspor dan produksi meningkat setelah terganggu karena banjir Thailand. Oleh karena itu saya optimis momentumnya dapat berlanjut,” katanya.

Prospek ekonomi di kuartal pertama 2012 terlihat baik karena potensi peningkatan permintaan terkait rekonstruksi dan indikasi perbaikan ekonomi AS. Tapi masih ada tantangan, termasuk dari penguatan yen dan krisis utang Eropa.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account