PDB Australia tumbuh semakin pesat

Tanggal September 01, 2010 / 10:51 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Ekonomi Australia tumbuh lebih pesat dari prediksi di kuartal kedua, didorong oleh investasi, pembelanjaan pemerintah dan ekspor. Namun, konsumsi domestik  juga memberi andil.

PDB di periode tersebut tumbuh 1,2% dari kuartal sebelumnya, lebih baik dari prediksi 0,9%, Biro Statistik  melaporkan hari ini. Dibandingkan tahun sebelumnya, PDB tumbuh 3,3%, lebih tinggi dari prediksi 2,8%.

Di kuartal pertama, PDB tumbuh 0,7% per kuartal dan 2,6% per tahun. Hal ini mengindikasikan ekonomi Australia tumbuh semakin pesat meski di saat AS melambat.

Permintaan China akan komoditas mendorong perusahaan seperti BHP Billiton meningkatkan produksi dan investasi. Australia sedang di tengah booming pertambangan yang berhasil meningkatkan perdagangannya. Investasi di batu bara, biji besi dan gas alam meningkat di saat sektor komoditas diuntungkan oleh pertumbuhan ekonomi di Asia.

Ekspor tumbuh 5,6% di kuartal kedua, menambah 1,1% ke PDB, laoran hari ini menunjukan. Sedangkan pembelanjaan konsumen meningkat 1,6%, menambah 0,9% ke PDB. Laporan PDB ini menegaskan pandangan Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) Glenn Stevens bahwa pertumbuhan ekonomi domestik mendekati tren seiring peningkatan ekspor.

Situasi ini tentunya meningkatkan ekspektasi RBA akan menaikan suku bunganya setelah sempat rehat di Mei. Namun, RBa juga perlu mempertimbangkan ketidakpastian global yang terus meningkat, di saat ekonomi AS melambat. Selama Oktober 2009 sampai Mei 2010, RBA menaikan suku bunga sebanyak 5 kali, seiring membaiknya ekonomi Australia.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account