PDB AS melambat, regional merana

Tanggal November 23, 2011 / 7:36 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      I
ndeks Nikkei berhasil meraih sebagian poin yang hilang setelah terjungkal ke level terendah dalam delapan bulan terakhir kemarin.Kejatuhan  terjadi karena aksi jual menyusul kurangnya perkembangan berarti di AS dan Eropa terkait masalah utang. Tapi pelaku pasar tetap memperkirakan indeks berpotensi jatuh semakin dalam hingga ke level terendah sejak gempa. Indeks Nikkei ditutup turun 33,53 poin, atau 0,40% di 8.314,74.
      Pergerakan Nikkei futures masih tertekan perdagangan kali ini dimana kejatuhan bursa AS menjadi pemicunya pertumbuhan ekonomi AS yang mengalami perlambatan di kuartal ketiga sebesar 2,0%. Kondisi ini memperparah sentiment pasar di tengah kecemasan krisis utang Eropa. Perdagangan hari ini kemungkinan terbatas karena liburnya bursa Jepang.

Rekomendasi



Kospi
      I
ndeks Kospi  berlabuh di zona positif kemarin, dengan penguatan tipis, setelah sempat tertekan sepanjang perdagangan. Tapi, kenaikan yang tipis itu mencerminkan investor masih was-was dengan perkembangan di AS dan Eropa terkait masalah utang.  Menurut analis, rebound tipis ini merupakan penyesuaian teknikal. Indeks Kospi ditutup naik 6,25 poin, atau 0,34% di 1.826,28.
      Indeks Kospi kembali terjungkal kali ini karena masih dibayangi sentimen negatif global perihal krisis utang di Eropa dan data PDB AS yang ternyata melambat di kuartal ketiga. Selain itu, investor kini akan terfokus pada hasil pertemuan komite pengurangan defisit AS malam nanti, untuk menemukan pemotongan $1,2 triliun dalam satu dekade ke depan.  

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang berakhir flat kemarin, setelah berhasil bangkit mengakhiri kejatuhan lima sesinya, diangkat oleh saham defensitf. Tapi,  kekhawatiran mengenai masalah utang Eropa dan AS membuat perdagangan fluktuatif namun rendah.Indeks Hang Seng ditutup naik 25,74 poin, atau 0,14%, di 18.251,59.
      Indeks Hang Seng kembali tertekan kali ini karena merosotnya bursa saham AS. Analis mengatakan meski sudah jatuh tajam dalam beberapa sesi terakhir, belum banyak bargain hunting. Ini menunjukkan banyak investor masih yang ragu untuk kembali ke pasar di saat situasi di Eropa. Sementara itu di AS, masalah utang juga sedang memanas. Panel reduksi utang, komisi khusus di Kongres, terindikasi gagal mencapai kesepakatan.

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account