Pasca FOMC, bursa Asia masih positif
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei mencetak level tertinggi dalam tiga bulan terakhir terbaru kemarin, didorong oleh rally saham eksportir menyusul pelemahan yen. Yen jatuh ke level terendah dalam sebulan terakhir terhadap dollar dan euro hari ini menyusul data yang memperlihatkan Jepang mengalami defisit tahunan untuk pertama kalinya sejak 1980. Jepang mengalami defisit 2,49 triliun yen selama 2011. Untuk Desember, defisit mencapai 205,1 miliar yen. Indeks Nikkei ditutup menguat 98,36 poin, atau 1,12% di 8.883,69.
Mampukah indeks Nikkei untuk menguji level 9.000?. Ditengah membaiknya sentimen dari AS, menyusul serangkaian laporan keuangan bluechip yang mengesankan ditambah kebijakan suku bunga rendah The Fed yang disampaikannya pada rapat regular semalam. Dengan penguatan yang dialami belakangan ini kemungkinan ada ruang adanya aksi ambil untung.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berakhir flat kemarin, setelah sempat menggapai level tertinggi dalam enam bulan terakhir, tergerus oleh aksi ambil untung. Para analis mengatakan indeks sudah mencapai puncak jangka pendek, dan kekurangan faktor untuk penguatan lebih lanjut. Selain itu, investor melihat momentum untuk mengambil keuntungan setelah indeks mencapai 1.950. Indeks Kospi ditutup naik tipis 2,34 poin, atau 0,122% di 1.952,23.
Indeks Kospi cob menguat dalam perdagangan kali ini, menyusul membaiknya laporan keuangan perkuartal AS dan pernyataan The Fed yang akan mempertahankan suku bunga rendahnya sampai 2014. Tapi kondisi teknikal yang sudah overbought tidak menutup kemungkinan laju indeks akan tertahan dan PDB Korsel yang melambat 0,4% dari prediksi 0,8%.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng menutup perdagangan di Tahun Kelinci dengan bertengger di level tertinggi dalam tiga bulan terakhir pada Jumat lalu, menyusul hasil lelang sukses di Spanyol dan Italia. Spanyol dan Perancis, yang di-downgrade minggu lalu, berhasil menggelar lelang yang cukup sukses, mengikuti lelang-lelang sebelumnya di negara lain minggu ini. KEdua negara berhasil menjual di atas target dengan yield yang lebih rendah. Indeks Hang Seng ditutup menguat 167,42, atau 0,84% ke posisi 20.110,37. Selama minggu ini, indeks itu melompat 4,7%.
Indeks Hang Seng kembali dibuka hari ini pasca libur Imlek. Eforia pasca libur bisa menggiring indeks untuk mengalami penguatan. Melonjaknya harga komoditas turut memberi andil saham terkait. Ditambah kebijakan suku bunga rendah bank sentral AS hingga 2014.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional



