Pasar optimis, laju IHSG tak terbendung
Jakarta, Strategydesk - Reaksi pasar terhadap hasil dari European Summit ternyata lebih baik dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial semalam ditutup diatas level psikologis 12000.
Sentimen positif dari kenaikan yang terjadi pada bursa regional, diperkirakan akan membuat IHSG terus bergerak naik menuju target dari double bottom di 3900-3950. Apakah IHSG mampu menembus resisten itu semua masih tergantung dari kondisi bursa regional.
Kenaikan dari saham-saham, sepertinya bakal berlangsung merata. Selain saham dari sektor perbankan dan batubara yang menjadi unggulan kami, saham-saham lapis keempat diperkirakan juga bakal mengalami kenaikan yang signifikan.
Sementara itu, pasar menyambut baik hasil pertemuan Uni Eropa, tercermin dari penguatan bursa saham Eropa dan AS semalam.
Bursa saham global masih rally hari ini setelah pasar sepertinya puas dengan hasil yang dicapai para pemimpin Eropa. Para pemimpin bekerja hingga larut malam untuk memecahkan kebuntuan dan berhasil mencapai perkembangan dalam negosiasi. Mereka mencapai kesepakatan soal rencana rekapitalisasi bank dan penambahan dana talangan (EFSF). Namun mereka masih membahas masalah restrukturisasi utang Yunani.
Mereka berencana untuk menambah daan EFSF hingga 1 triliun euro dan menginstruksikan bank Eropa untuk menambah modal sebesar 106 miliar euro. Selain itu, perbankan akan dituntut untuk punya rasio modal (CAR) 9%.
Para pemimpin akhirnya juga berhasil membujuk kreditor Yunani untuk menerima hair cut sebesar 50%. Penghapusan sebagian utang Yunani ini merupakan bagian dari janji para pemimpin Eropa. Awalnya, investor menyetujui pemotongan sebesar 21% sebagai bagian bailout kedua yang disepakat pada pertemuan Juli lalu. Tapi situasi ekonomi semakin buruk.
Para pemimpin bahkan sempat meminta 60%, sedangkan investor hanya mau 40%. Isu restrukturisasi utang Yunani adalah elemen yang paling akhir disepakati. Masalah bagaimana mengurangi utang Yunani menjadi isu paling rumit dalam upaya Eropa menghasilkan paket komplit atasi krisis utang.
Dengan ini, sentimen pasar seharusnya semakin positif. Penguatan bursa saham diikuti oleh mata uang berisiko lainnya euro, sterling, dan aussie. Sentimen pasar semakin baik setelah data PDB AS semalam menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dari prediksi. PDB AS selama kuartal ketiga tumbuh 2,5% dari kuartal sebelumnya 1,3%. Sentimen positif itu akan tetap menopang, meski penguatan lebih lanjut bisa terbatas pasca eforia dari Eropa.
Review IHSG
Hasil positif dari KTT Eropa telah memberikan sentimen positif bagi bursa global. Tak ketinggalan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut terseret kenaikan bursa global. Pada perdagangan kemarin IHSG menguat tajam dan berhasil bertahta di atas level 3.800.
IHSG bahkan tidak menyentuh zona merah sejak dibukanya perdagangan. Para investor kembali mengoleksi saham-saham unggulan di tengah optimisme penanganan krisis utang Eropa.
Seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan. Ada tiga sektor yang menguat secara signifikan, yaitu sektor agrikultur yang naik 5%. Disusul sektor pertambangan yang menguat 3,78%, dan sektor infrastruktur dengan kenaikan 2,33%.
Dana asing pun kembali parkir di lantai bursa, transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 586,256 miliar di pasar reguler dan negosiasi.
Menutup perdagangan, Kamis (27/10/2011), IHSG menguat tajam 74,397 poin (1,98%) ke level 3.813,004. Sementara Indeks LQ 45 naik 13,399 poin (2,01%) ke level 679,894.
Saham-saham yang megalami kenaikan diantaranya Multi Bintang (MLBI), Multibreeder (MBAI), Indo Tambangraya (ITMG), dan Adira Multifinance (ADMF).
Sementara saham-saham melemah antara lain Surya Toto (TOTO), Goodyear (GDYR), Ace Hardware (ACES), dan Sejahteraraya (SRAJ).
Ulasan Teknikal
IHSG
Target kenaikan kami di area 3.800 telah berhasil diraih, dan IHSG mampu bertahan di atas level tersebut. Pola long white candlestick masih menunjukkan potensi buyer yang kuat. Sementara itu, moving average juga sudah menunjukkan trend bullish. Resistance terdekat IHSG saat ini berada di 3.830, jika ditembus, maka kenaikan selanjutnya akan fokus menuju target double bottom di area 3.900. Sementara itu, trend bullish ini hanya akan berakhir jika IHSG kembali bergerak di bawah support 3.730 (sebelumnya resistance) untuk fokus pada penurunan lanjutan menuju area 3.680. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.780 – 3.900.
R3 3,914
R2 3,864
R1 3,839
Pivot 3,789
S1 3,764
S2 3,714
S3 3,688
Stock Pick
BJBR
Masih dalam trend bearish, namun moving average dan indikator RSI sudah menunjukkan potensi uptrend. sementara sinyal negatif diperlihatkan oleh stochastic yang mulai overbought dan berpeluang dead cross, begitu pula dengan candlestick yang membentuk pola dark cloud cover. Untuk itu, kami masih melihat adanya potensi koreksi bagi BJBR untuk meraih support-nya di 1.000. Selama support dipertahankan, BJBR akan kembali menguji kembali resistance trend line di 1.130, yang sekaligus akan memberikan konfirmasi bullish reversal menuju area 1.350.
Rekomendasi : Buy on weakness@ 1.000, stop loss 950, target 1.130
Support : 1.000, 950
Resistance : 1.070, 1.120
ADMF
Moving average yang bergerak di bawah harga menunjukkan bahwa trend ADMF mulai bergerak bullish. Indikator RSI serta stochastic yang masih positif masih mendukung adanya kenaikan lanjutan bagi ADMF. Kami melihat bahwa ADMF akan kembali menguji resistance di 11.700, yang akan memberikan konfirmasi bullish revesal menuju area 13.000 jika resistance tersebut ditembus.
Rekomendasi : Buy @ 11.000, stop loss 10.700, target 11.500. Buy break 11.700, stop loss 11.500, target 13.000
Support : 11.000, 11.750
Resistance : 11.700, 13.000
Rekomendasi
Stock Screener
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Sentimen positif domestik minim, IHSG masih koreksi
- IHSG merana jelang long weekend
- Koreksi IHSG masih berlanjut
- Waspada penutupan IHSG hari ini di bawah 4.110
- Sentimen regional membebani IHSG
- Tekanan jual pemodal asing, IHSG uji support 4.111
- Koreksi Dow, IHSG flat turun di 4.130-4.195
- IHSG mencoba bangkit
- Tren naik IHSG terancam sentimen global
- IHSG rawan koreksi
- Setelah tembus rekor, IHSG bisa tersendat
- Sentimen global bisa bantu IHSG
- IHSG mixed jelang data inflasi
- IHSG ikuti sinyal positif regional
- Earning lokal siap topang IHSG



