Pasar nantikan PDB AS, Bernanke
Jakarta, Strategydesk - Dollar berkonsolidasi, setelah melemah terhadap rivalnya, menjelang revisi PDB AS dan pidato Ketua the Fed Ben Bernanke.
Sebenarnya, dollar masih rentan dengan pelemahan di tengah kecemasan mengenai ekonomi AS, yang terus memperlihatkan perlambatan Salah satu faktor yang menekan dollar adalah pernyataan ekonom Nouriel Roubini yang mengatakan PDB AS kuartal ketiga kemungkinan di bawah 1% dan peluang terjadinya resesi kembali mencapai 40%. Hal ini meningkatkan kecemasan mengenai ekonomi AS.
Di sisi lain, ada laporan yang memperlihatkan perbaikan di Eropa. Sentimen konsumen Jerman untuk September naik ke 4,1 dari 3,9 bulan ini. Indeks penjualan ritel dari Confederation of British Industry (CBI) naik ke 35 bulan ini dari 33 bulan lalu.
Serangkaian faktor tersebut membuat pelaku pasar melepas dollar dan beralih euro dan sterling. Status dollar sebagai safe haven terancam karena serangkaian bukti yang memperlihatkan perlambatan ekonomi terbesar dunia itu. Namun, dollar tetap dipilih ketika ada berita buruk di ekonomi besar lainnya seperti Eropa atau China.
Serangkaian even penting hari ini akan menjadi ujian bagi dollar. Pertama revisi PDB AS, yang kemungkinan akan menegaskan perlambatan ekonomi. PDB AS kuartal kedua diperkirakan direvisi turun menjadi 1,4% dari 2,4%. Revisi yang lebih buruk dari prediksi akan semakin menekan dollar. Namun, dollar akan bertahan kalau revisinya lebih baik dari prediksi.
Kedua, pidato Ketua the Fed Ben Bernanke. Ia akan berbicara dalam pertemuan tahunan bank sentral dna pejabat keuangan yang diselenggarakan di Wyoming, AS. Pasar akan mencermati pidato Bernanke untuk mengetahui pandangannya mengenai kondisi ekonomi. Pasar juga akan mengetahui apakah Bernanke akan memberi sinyal untuk menambah stimulus moneter.
Dollar akan tertekan bila Bernanke menyorot buruknya kondisi ekonomi. namun, greenback akan semakin merana bila Bernanke memberi sinyal pelonggaran moneter lebih lanjut.
Sebelum kedua even itu, ada beberapa data ekonomi yang terjadwal hari ini, salah satunya adalah PDB Inggris kuartal kedua, yang diperkirakan tumbuh 1,1% per kuartal dan 1,8% per tahun. Data yang lebih baik dari prediksi akan mengangkat sterling.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (07 Februari 2012)
- Euro stabil, aussie rapuh jelang RBA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (06 Februari 2012)
- Euro rentan seiring tenggat waktu Yunani
- Rekomendasi Trading FOrex Sesi Eropa, AS (03 Februari 2012)
- Pasar konsolidasi jelang payroll
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (02 Februari 2012)
- Risk appetite, dollar tergelincir
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (01 Februari 2012)
- Ketidakpastian nego Yunani tekan euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (31 Januari 2012)
- Investor resah, yen berjaya
- Rekomendasi Forex Sesi Eropa, AS (30 Januari 2012)
- Euro terkoreksi jelang pertemuan UE, deal Yunani
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (27 Januari 2012)



