Pasar menantikan UE meeting

Tanggal December 07, 2011 / 7:49 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      I
ndeks Nikkei  terkoreksi kemarin, mengakhiri rally tiga harinya, menyusul peringatan dari Standard & Poor’s soal ancaman penurunan rating negara zona euro, termasuk yang mendapat peringkat top. Pergerakan indeks berikutnya akan dipengaruhi oleh Eropa. Ada ekspektasi tinggi akan perkembangan berart dari pertemuan Uni Eropa minggu ini, indikasi keputusan ditunda akan memberi konsekuensi negatif ke pasar. Indeks Nikkei ditutup melemah 120,82 poin, atau 1,39% di 8.575,16.
      Indeks Nikkei coba menapaki area positif kali ini pasca kejatuhannya kemarin, kendati penguatan kali ini masih tertahan karena investor yang tidak terlalu memaksa masuk pasar jelang pertemuan petinggi Uni Eropa pekan ini. Harga komoditas global melonjak diharapkan menopang kinerja saham-saham terkait. 

Rekomendasi



Kospi
      I
ndeks Kospi  berakhir di zona merah setelah S&P memperingatkan negara zona euro akan dipangkas ratingnya bila solusi kongkrit tidak terwujud dalam pertemuan krusial minggu ini.  Saham bank yang sensitif dengan berita negatif dari Eropa, memimpin kejatuhan. Diikuti sektor teknologi dan ritel, yang didera aksi ambil untung. Indeks Kospi ditutup jatuh 20,08 poin, atau 1,04% di 1.902,82.
      Meski ada dukungan bagi indeks Kospi untuk meraih penguatan dari penguatan bursa saham AS, tapi belum adanya kepastian tentang penyelamatan krisis utang Eropa masih menjadi beban bagi investor melakukan pembelian. Saham Samsung Electronics kemungkinan menguat berkat rencana pembangunan pabrik di China sebesar $4 miliar. 

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng mencatat penurunan kemarin setelah berhasil menguat tiga sesi berturut-turut. Aksi ambil untung yang dilakukan investor bersamaan dengan kecemasan akan peringatan S&P terhadap peringkat utang 15 negara di Eropa yang akan di downgrade. Selain itu, investor berhati-hati jelang KTT Eropa pada Kamis dan Jumat.  Indeks Hang Seng ditutup jatuh 237,46 poin, atau 1,24%, di 18.942,23.
      Kejatuhan indeks Kospi kini mulai terbatas, setelah bursa saham AS mencatat penguatan karena harapan pasar akan hasil pertemuan petinggi Uni Eropa. Selain itu, kabar Financial Times bahwa dalam pertemuan nanti akan dibahas mengenai dana penyelamatan tambahan. Padatnya even penting pekan ini membuat investor bergerak sesuai dengan situasi yang sedang merebak. Data inflasi China rilis hari Jumat turut jadi fokus.

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account