Pasar konsolidasi jelang payroll
Jakarta, Strategydesk - Pasar mata uang berkonsolidasi di tengah absennya perkembangan berarti dari Eropa dan menjelang data ketenagakerjaan AS, yang dapat menentukan sentimen risiko.
Dollar sedikit menguat terhadap rivalnya menyusul kesaksian Ketua the Fed Ben Bernanke di hadapan Kongres. Dalam kesaksiannya, ia hanya mengatakan krisis utang Eropa mengancam pemulihan AS, dan pihaknya akan melakukan apapun untuk meredam efeknya. Namun dalam pernyataannya itu, ia tidak menyinggung prospek Quantitative Easing (QE). Ia justru lebih menyorot ke masalah fiskal.
Dollar memang terkena efek rencana suku bunga rendah the Fed sampai 2014. Tapi karena Bernanke tidak menyebut QE, dollar relatif bertahan. Di sisi lain, pasar juga masih enggan mendorong euro dkk lebih jauh karena belum adanya perkembangan baru dari Eropa. Inilah yang membuat pasar bergerak stagnan.
Euro kini berada di $1,3125, tak banyak berubah dari level penutupan New York. Kemarin mata uang tunggal Eropa itu bergerak di $1,3083-1,3196, tak jauh berbeda dengan range Rabu. Pasangan utama lainnya juga masih terjebak dalam kisaran terbatas, mengindikasikan pasar masih wait-and-see.
Dollar juga terlihat stabil terhadap yen, di 76,17 yen. Tapi semakin dekat dengan rekor terendahnya di 75,31 yen, yang dicatat pada Oktober 2011. Hal ini membuat pasar mewaspadai kemungkinan intervensi oleh otoritas Jepang.
Euro tak banyak gerak di tengah terkatung-katungnya negosiasi restrukturisasi utang Yunani. Yield kembali stabil setelah ECB disebut membeli obligasi Portugal. Pernyataan dari Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker mengatakan pertemuan Uni Eropa Senin lalu tidak cukup dan negosisasi Yunani sangat rumit.
Para pejabat Yunani memang mengatakan kesepakatan hampir dicapai. Faktor yang men-support euro adalah harapan deal dapat terwujud. Bila kesepakatan tercapai, euro bisa rally. Tapi rally itu akan terhenti bila pasar nantinya melihat pelaksanaan deal itu tidak akan mulus dan mudah, atau ada permasalahan.
Sembari menunggu perkembangan dari Yunani, pasar akan mencermati data ketenagakerjaan AS, yang diumumkan malam nanti dan diperkirakan akan menunjukkan lapangan kerja bertambah sebanyak 150.000 selama Januari. Sedangkan tingkat pengangguran tetap 8,5%. Kenaikan yang lebih besar dari prediksi dapat mendorong risk appetite. Pasar akan tetap stabil selama angkanya tidak jauh di bawah prediksi.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (21 Mei 2012)
- Euro rally, untuk sementara
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (18 Mei 2012)
- Krisis Yunani & Spanyol terus tekan euro
- Euro rebound, tapi masih rentan
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (16 Mei 2012)
- Krisis Yunani memburuk, euro terpuruk
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (15 Mei 2012)
- Kisruh politik Yunani masih bebani euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (14 Mei 2012)
- Yunani makin goyang, euro terguncang
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (11 Mei 2012)
- Euro dibayangi krisis Yunani & Spanyol
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (10 Mei 2012)
- Euro masih merana, aussie melesat



