Obama: Krisis utang Eropa menakutkan dunia
Jakarta, Strategydesk - Presiden Obama mengatakan krisis utang di Eropa “menakutkan dunia” karena menyebabkan perlambatan ekonomi global, dan para pemimpinnya perlu bergerak lebih cepat untuk mengatasinya.
Berbicara dalam kunjangannya di Sillicon Valley, California, Obama mengatakan ekonomi AS menderita kemunduran tahun ini karena berbagai masalah di dunia, termasuk gejolak di Timur Tengah (Arab Spring), yang menyebabkan lonjakan harga energi, dan masalah finansial negara Eropa, terutama Yunani.
Obama mengatakan para pemimpin Eropa belum mengatasi masalah di sistem perbankan dan pulih dari krisis 2007. “Apa yang terjadi di Eropa, mereka belum sepenuhnya pulih dari krisis finansial 2007 dan mengatasi semua tantangan yang dihadapi sistem perbankannya. Kini semua itu ditambah dengan apa yang terjadi di Yunani,” katanya.
“Alhasil mereka mengalami krisis finansial yang menakutkan dunia dan mereka berupaya mengambil langkah. Tapi langkah itu belumlah cukup. Intinya ekonomi di seluruh dunia tidak tumbuh sepesat yang diharapkan,” ujarnya.
Saham AS dan Eropa membaik di tengah spekulasi para pejabat Eropa sedang mempertimbangkan untuk menambah dana talangan. Yunani tetap terancam default bulan depan kecuali melaksanakan pengetatan lebhi lanjut dan menerima kucuran dana berikutnya dari Uni Eropa dan IMF.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



