Nikkei stabil, meski earning buruk
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berakhir flat hari ini, stabil mempertahankan posisinya meski banyak emiten mengumumkan kinerja keuangan yang buruk, karena hal itu memang sudah diperkirakan.
Optimisme mengenai saham Jepang dan harapan akan pemulihan ekonomi AS menjadi faktor yang mengangkat Nikkei 4,1% selama Januari. Hasil polling Reuters memperlihatkan manajer investasi Jepang memangkas bobot saham global dalam portofolio karena kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa, tapi mereka menambah bobot saham Jepang, karena dianggap bervaluasi menarik.
Indeks juga bertahan di tengah apresiasi yen selama sesi perdagangan, meski mendekati rekor. Ada ekspektasi di kalangan investor bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Indeks Nikkei ditutup menguat 0,1% ke 8.809,79. Sedangkan indeks Topix naik 0,4% ke 757,96.
Menurut analis, semua orang menunggu efek bencana gempa dan tsunami 11 Maret serta banjir Thailand. Kini hasilnya sudah terlihat melalui earnings, investor sudah tahu dampaknya dan mulai membeli kembali saham dengan ekspektasi bisnis akan tumbuh kembali. Tapi analis juga memperingatkan agar tetap berhati-hati, dengan mengatakan masih ada faktor lain yang dapat mempengaruhi pergerakan saham dan indeks.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga berakhir flat hari ini, setelah penguatannya tergerus oleh aksi profit taking yang dilancarkan oleh investor lokal, menyusul data ekonomi AS yang mengecewakan dan absennya perkembangan dari Eropa. Kenaikan indeks yang didorong data manufaktur China tepangkas oleh aksi yang memanfaatkan kenaikan indeks ke 1.960an. Indeks Kospi ditutup menguat 0,18% ke 1.959,24.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



