Nikkei rally, eksportir melesat
Jakarta, Strategydesk - Rencana IMF menambah sumber dayanya untuk mengantisipasi efek krisis utang Eropa, memberi semangat ke busar saham dunia, termasuk di bursa Jepang, dimana Indeks Nikkei menggapai level tertinggi dalam lima minggu terakhir.
IMF memperkirakan negara di seluruh dunia membutuhkan sekitar $1 triliun pinjaman selama beberapa tahun ke depan. Makanya, lembaga itu berencana menambah amunisinya sekitar $500 miliar agar dapat member pinjaman. Tapi rencana ini menghadapi rintangan dari AS dan beberapa negara lainnya.
Berita mengenai IMF itu mengangkat euro, termasuk terhadap yen. Indeks juga terangkat oleh hasil lelang Spanyol dan Perancis, serta data ekonomi AS yang cukup baik. Menurut analis, investor mulai mengambil risiko lagi, data ekonomi dari AS cukup positif dan Eropa masih terhindar dari malapetaka.
Tapi pelalu pasar ragu penguatan ini akan bertahan lama, terutama terkait dengan pelemahan yen. Indeks Nikkei ditutup menguat 1,1% di 8.639,68. Sedangkan indeks Topix naik 0,8% ke 740,68. Eksportir besar bangkit berkat pelemahan yen. Sony menguat 1,7% dan Toyota Motor naik 1,4%. Saham sekuritas dan bank berjaya menyusul laporan keuangan Goldman Sachs yang memuaskan. Nomura Holdings melonjak 4,3% dan Sumitomo Mitsui Financial Group menanjak 2,4%.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga berhasil menetap di zona hijau, berkat pembelian oleh investor asing menyusul harapan IMF akan menambah kapasitas pinjamannya. Data manufaktur dan perumahan AS juga mengangkat sentimen investor. Indeks Kospi ditutup menguat 1,19% ke 1.914,97, kembali masuk level 1.900 untuk pertama kalinya dalam lima minggu terakhir. Investor asing membeli bersih 709 miliar won saham, terbesar sejak September 2011.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



