Nikkei rally, eksportir melesat

Tanggal January 19, 2012 / 3:32 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Rencana IMF menambah sumber dayanya untuk mengantisipasi efek krisis utang Eropa, memberi semangat ke busar saham dunia, termasuk di bursa Jepang, dimana Indeks Nikkei menggapai level tertinggi dalam lima minggu terakhir.

IMF memperkirakan negara di seluruh dunia membutuhkan sekitar $1 triliun pinjaman selama beberapa tahun ke depan. Makanya, lembaga itu berencana menambah amunisinya sekitar $500 miliar agar dapat member pinjaman. Tapi rencana ini menghadapi rintangan dari AS dan beberapa negara lainnya.

Berita mengenai IMF itu mengangkat euro, termasuk terhadap yen. Indeks juga terangkat oleh hasil lelang Spanyol dan Perancis, serta data ekonomi AS yang cukup baik. Menurut analis, investor mulai mengambil risiko lagi, data ekonomi dari AS cukup positif dan Eropa masih terhindar dari malapetaka.

Tapi pelalu pasar ragu penguatan ini akan bertahan lama, terutama terkait dengan pelemahan yen. Indeks Nikkei ditutup menguat 1,1% di 8.639,68. Sedangkan indeks Topix naik 0,8% ke 740,68. Eksportir besar bangkit berkat pelemahan yen.  Sony menguat 1,7% dan Toyota Motor naik 1,4%. Saham sekuritas dan bank berjaya menyusul laporan keuangan Goldman Sachs yang memuaskan. Nomura Holdings melonjak 4,3% dan Sumitomo Mitsui Financial Group menanjak 2,4%.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga berhasil menetap di zona hijau, berkat pembelian oleh investor asing menyusul harapan IMF akan menambah kapasitas pinjamannya. Data manufaktur dan perumahan AS juga mengangkat sentimen investor. Indeks Kospi ditutup menguat 1,19% ke 1.914,97, kembali masuk level 1.900 untuk pertama kalinya dalam lima minggu terakhir. Investor asing membeli bersih 709 miliar won saham, terbesar sejak September 2011.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account