Nikkei menanjak 1,2%, tapi Kospi koreksi
Jakarta, Strategydesk - Dalam perdagangan perdana di tahun baru, indeks Nikkei berlabuh di level tertinggi dalam tiga minggu terakhir berkat serangkaian data ekonomi beberapa negara besar.
Data manufaktur dari AS, Eropa dan China mengurangi kekhawatiran mengenai ekonomi global. Output industri AS tumbuh pada Desember, laporan terpisah memperlihatkan aktivitas manufaktur Jerman, Inggris dan China juga meningkat di bulan yang sama. Semua data itu mengangkat emiten besar, terutama dari sektor otomotif dan keuangan.
Indeks Nikkei ditutup menguat 1,2% di 8.560,11, tertinggi sejak 13 Desember lalu. Sedangkan indeks Topix naik 2% ke 742,99. Menurut analis, indeks Topix naik cukup besar dan ada pembelian oleh investor asing, terutama dari Eropa. Sony menguat 1,6% ke 1.404 yen, Toyota Motor dan Honda Motor, dua perusahaan otomotif terbesar Jepang, masing-masing rally 3%.
Meski indeks menguat tajam hari ini, pelaku pasar mengatakan penguatan yen terhadap dollar dan euro bisa menggerus penguatan saham. Yen saat ini masih berada di bawah 100 terhadap euro, setelah terapresiasi hingga ke 98,71, tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Dengan dollar, yen menyentuh 78,55, tertinggi sejak Nopember.
Sementara itu di Seoul, indek Kospi terkoreksi hari ini, setelah mencatat penguatan tajam kemarin. Koreksi ini tidak lepas dari kejatuhan saham teknologi, menyusul aksi ambil untung. Tapi penguatan saham otomotif dan energi, serta ekspektasi positif akan data ekonomi AS meredam kejatuhan itu. Indeks Kospi ditutup melemah 0,49% di 1.866,22.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



