Nikkei, Kospi melaju berkat data manufaktur dunia
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berhasil mempertahankan penguatannya lagi hari ini, didorong data manufaktur beberapa negara besar. Tapi perdagangan sempat terganggu karena masalah teknis di Bursa Tokyo.
Data dari China, Jerman dan AS mengindikasikan sektor manufaktur ketiga negara itu masih stabil, mengurangi kekhawatiran mengenai ekonomi global. Aktivitas manufaktur di ketiga negara itu membaik bulan lalu dan bertahan meski di tengah krisis utang Eropa.
Indeks juga menguat berkat rally saham regional dan penguatan sektor otomotif. Bursa Saham Asia turut melesat berkat data manufaktur dunia. Para investor memburu kembali saham otomotif seperti Toyota Motor, Honda Motor dan Nissan Motor. Bank dan sekuritas juga diburu menyusul kinerja keuangan salah satu emitennya.
Tapi perdagangan sempat terhenti menyusul gangguan teknis yang terjadi di bursa. Sekitar 153 saham Topix, beberapa ETF, REIT dan obligasi tak bisa diperdagangkan terkena imbas gangguan itu. Indeks Nikkei ditutup menguat 0,8% di 8.876,82. Sedangkan indeks Topix naik 0,6% ke 762,45. Sementara itu, saham Sharp anjlok 16% setelah memproyeksikan kerugian untuk tahun ini. Setelah bel penutupan, Sony Corp memproyeksikan tahun ini akan mengalami rugi $2,9 miliar.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga mencatat penguatan utuk tiga sesi berturut-turut, berkat gencarnya pembelian asing yang membawanya menembus level tahanan. Sentimen positif menyusul berkurangnya kekhawatiran soal Eropa dan data manufaktur yang bagus dari beberapa negara besar. Indeks Kospi ditutup menguat 1,28% ke 1.984,30.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



