Nikkei & Kospi lanjutkan rally
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei memantapkan posisi di zona positif hari ini, dengan melanjutkan penguatan sesi sebelumnya, untuk semakin menjauhi level terendahnya dalam 16 bulan terakhir.
Penguatan ini terjadi berkat data manufaktur AS yang mengurangi kecemasan mengenai ekonomi global. Di sesi sebelumnya, kenaikan terjadi berkat data manufaktur China dan PDB Australia.
Namun, terlalu dini untuk mengatakan kecemasan mengenai double dip recession sudah mereda. Belum lagi dengan masalah yen, yang menguat kembali ke 84 per dollar. Apresiasi yen masih menjadi momok yang terus membayangi bursa Jepang. Oleh karena itu, penguatan selama dua sesi belum berarti terjadi perubahan tren.
Indeks Nikkei ditutup menguat 135,82 poin, atau 1,52%, di 9.062,84. Sedangkan indeks Topix naik 1% ke 819,42.
Kehatian-hatian menjelang data ketenagakerjaan AS juga menjadi faktor yang menghalangi pelaku pasar melakukan pembelian besar. Apalagi data dari ADP menunjukan lapangan kerja sektor swasta berkurang sebanyak 10.000, semakin meningkatkan kecemasan akan data payroll AS itu.
Sementara itu di Korsel, indeks Kospi juga bertahan di zona positif dan melanjutkan rally sesi sebelumnya. Penguatan juga didorong oleh data manufaktur China dan AS, yang mengurangi kekhawatiran mengenai ekonomi dunia.
Indeks Kospi ditutup menguat 11,04 poin, atau 0,63%, di 1.775,73. Pasar menantikan data payroll AS besok, yang menjadi faktor kritikal untuk Kospi dapat menembus level 1.790.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Gara-gara Yunani, Hang Seng flat
- Nikkei Koreksi Karena Isu Yunani
- Profit taking, Yunani tekan Hang Seng
- Data payroll AS angkat Nikkei
- Antisipasi payroll, Hang Seng turut flat
- Jelang payroll, Nikkei & Kospi koreksi
- Hang Seng naik 2%, bank rally
- Nikkei, Kospi melaju berkat data manufaktur dunia
- Data PMI China Mixed, Hang Seng koreksi
- Nikkei stabil, meski earning buruk
- Hang Seng naik 1,1%
- Nikkei flat, naik 4% selama Januari
- Hang Seng terkoreksi 1,7%
- Penguatan yen pukul Nikkei
- Ekspor meningkat, Hang Seng menanjak



