Nikkei, Kospi jatuh pasca the Fed
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei terhempas di zona merah hari ini setelah the Fed tidak mengumumkan bahkan memberi sinyal untuk meluncurkan stimulus baru.
Kejatuhan Nikkei mengikuti pergerakan bursa regional, menyusul anjloknya saham AS karena hasil rapat the Fed. Bank Sentral AS itu tidak memberi kejutan atau sesuatu yang baru, mempertahankan kebijakannya karena pandangan ekonomi terlihat mulai membaik.
Sebagian besar pelaku pasar memperkirakan indeks Nikkei tidak akan bergerak tajam menjelang akhir tahun. Mereka melihat 8.500 sebagai level penting untuk sentimen dan hedge fund masuk bursa di level itu karena menganggap saham Jepang masih undervalue.
Banyak yang memperkirakan aksi jual akan berkurang di minggu mendatang karena banyak investor berlibur akhir tahun, membantu indeks. Namun, kekhawatiran mengenai Eropa masih menjadi penghambat laju pasar. Indeks Nikkei ditutup melemah 0,4% di 8.519,13. Sedangkan indeks Topix turun 0,5% ke 736,98.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi juga melemah hari ini, melanjutkan kejatuhan sesi sebelumnya, karena investor kecewa dengan the Fed yang tidak mengumumkan stimulus baru pasca rapat regulernya. Indeks Kospi ditutup melemah 0,34% di 1.857,75, dengan sektor teknologi menjadi pecundang utama.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



