Nikkei, Kospi akhir pekan terkapar
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berakhir di zona negatif dan juga membuka ruang indeks untuk menguji moving average 25 harinya. Tertekannya indeks tidak lepas dari kegagalan petinggi Uni Eropa melakukan integritas fiskal yang memudarkan harapan investor terhadap penanganan krisis utang di zona euro.
Uni Eropa gagal mengumpulkan suara bulat dari 27 negara anggota, guna membentuk traktat fiskal baru dalam pengetatan anggaran. Sedangkan kemarin, Bank Sentral Eropa (ECB)telah memutuskan pemangkasan suku bunga 25bps menjadi 1,0%, tapi investor kecewa karena ECB tidak lagi secara agresif melakukan pembelian obligasi.
Indeks Nikkei ditutup jatuh 128,12 poin, atau 1,48% ke posisi 8536.46, dimana pekan ini telah kehilangan 1,2% setelah berhasil menguat pekan sebelumnya 6%. Indeks Topix melemah 0,9% ke posisi 738,12.
Sedangkan indeks Kospi mengalami kejatuhan karena keprihatinan investor akan hasil pertemuan pemimpin Uni Eropa dalam menangani krisis utang di zona euro. Kondisi ini diperparah pernyataan dari Bank Sentral Eropa (ECB), bahwa bank tidak akan melakukan pembelian obligasi lanjutan dalam skala besar.
Tekanan juga datang dari dalam negeri, dimana Bank Sentral Korea (BOK) yang memangkas proyeksi pertumbuhan Korsel di 2012 menjadi 3,7% dari 4,6%. Proyeksi ini diambil karena mempertimbangkan ancaman penyebaran krisis utang zona euro yang dapat menggangu ekonomi global.
Indeks Kospi berakhir jatuh 37,64 poin, atau 1,97% ke posisi 1.874,75.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



