Nikkei, Kospi akhir pekan terkapar

Tanggal December 09, 2011 / 3:20 pm. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berakhir di zona negatif  dan juga membuka ruang indeks untuk menguji moving average 25 harinya. Tertekannya indeks tidak lepas dari kegagalan petinggi Uni Eropa melakukan integritas fiskal yang memudarkan harapan investor terhadap penanganan krisis utang di zona euro.

Uni Eropa gagal mengumpulkan suara bulat dari 27 negara anggota, guna membentuk traktat fiskal baru dalam pengetatan anggaran. Sedangkan kemarin, Bank Sentral Eropa (ECB)telah memutuskan pemangkasan suku bunga 25bps menjadi 1,0%, tapi investor kecewa karena ECB tidak lagi secara agresif melakukan pembelian obligasi.

Indeks Nikkei ditutup jatuh 128,12 poin, atau 1,48% ke posisi 8536.46, dimana pekan ini telah kehilangan 1,2% setelah berhasil menguat pekan sebelumnya 6%. Indeks Topix melemah 0,9% ke posisi 738,12.

Sedangkan indeks Kospi mengalami kejatuhan karena keprihatinan investor akan hasil pertemuan pemimpin Uni Eropa dalam menangani krisis utang di zona euro. Kondisi ini diperparah pernyataan dari Bank Sentral Eropa (ECB), bahwa bank tidak akan melakukan pembelian obligasi lanjutan dalam skala besar.

Tekanan juga datang dari dalam negeri, dimana Bank Sentral Korea (BOK) yang memangkas proyeksi pertumbuhan Korsel di 2012 menjadi 3,7% dari 4,6%. Proyeksi ini diambil karena mempertimbangkan ancaman penyebaran krisis utang zona euro yang dapat menggangu ekonomi global.

Indeks Kospi berakhir jatuh 37,64 poin, atau 1,97% ke posisi 1.874,75.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account