Minyak stabil jelang data cadangan energi AS
Jakarta, Strategydesk - Minyak stabil hari ini di tengah tipisnya perdagangan karena pelaku pasar menantikan petunjuk dari indikator ekonomi dan data cadangan energi AS.
Salah satu data AS terjadwal hari ini adalah sentimen konsumen hasil survei conference Board. Indeks ini diperkirakan turun ke 51 di Juli dari 52,9 bulan lalu. Penurunan indeks yang lebih besar dari prediksi bisa mempengaruhi laju harga. Data lainnya adalah indeks manufaktur Richmond, yang diperkirakan turun ke 15 di Juli dari 23 di Juni.
Tidak ketinggalan data mingguan cadangan minyak dan BBM AS. Pertama adalah versi American Petroleum Institute (API) malam ini, diikuti oleh versi Energy Information Administration (EIA) besok.
Data cadangan memang menjadi fokus, namun indikator ekonomi dan pergerakan saham berpengaruh besar ke minyak. Pada jam 16:45 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Agustus turun 13 sen menjadi $78,85 per barel dalam perdagangan elektronik di NYMEX.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak koreksi, antisipasi payroll
- Minyak stabil di $73
- Minyak rebound jelang data EIA
- Saham ambruk, minyak terpuruk
- Minyak terkoreksi dari $75
- Minyak koreksi jelang revisi PDB AS
- Minyak rebound ke $73
- Minyak flat jelang EIA
- Minyak terjungkal ke $72
- Minyak belum banyak gerak
- Minyak anjlok ke $73
- Laju saham Asia dorong minyak
- Data API, dollar tekan minyak
- Minyak tersendat di $75
- Minyak rebound, data ritel AS dinanti



