Minyak stabil berkat data ekonomi AS

Tanggal December 30, 2011 / 2:59 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Harga minyak bergerak di dekat $100 per barel hari ini, ditopang oleh data yang mengindikasikan perbaikan ekonomi AS.

Minyak ditopang oleh data-data yang memperlihatkan initial jobless claims tetap di bawah 400.000, level psikologis yang menandakan lapangan keja sulit,  dan indeks manufaktur kawasan Chicago tetap tumbuh bulan lalu. Ditambah dengan pending home sales, yang tumbuh 7,3% selama Nopember, lebih tinggi dari prediksi 1,5%.

Minyak sempat tertekan karena laporan Energy Information Administration (EIA) yang memperlihatkan cadangan minyak bertambah 3,9 juta barel. Kenaikan yang besar itu melawan prediksi turun 2,5 juta barel. Cadangan distillate naik 1,2 juta barel, dibandingkan prediksi turun 650.000 barel. Sedangkan cadangan bensin berkurang 700.000 barel, lebih besar dari proyeksi 500.000 barel.

Faktor lain yang menopang minyak adalah ketegangan antara Iran dan Barat. Dalam seminggu ini Iran dan AS saling “berbalas pantun” soal selat Hormuz. Komandan militer senior Iran mengatakan AS tidak pantas mendikte apa yang harus dilakukan Iran. “Kapanpun kepentingan vital Iran terancam, kami akan ancam lagi kepentingan si penyerang,” kata Deputi Komandan Garda Revolusi Hossein Salami.

Pernyataan itu merupakan balasan untuk AS yang sebelumnya mengatakan tidak akan membiarkan siapapun menghadang jalur distribusi penting di Selat hormuz. Pentagon memperingatkan intervensi lalulintas kapal melalui selat itu tidak akan ditoleransi.

Drama ini menunjukkan memanasnya ketegangan antara kedua negara. Iran, produsen minyak terbesar keempat dunia, sedang terancam menghadapi sanksi tambahan dari Barat karena tidak mau menghentikan program nuklirnya. Barat  menuduh Iran sedang mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang berulang kali dibantahnya.

Pada jam minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Februari naik 20 sen jadi $99,85 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 15 sen ke $108,16 per barel.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account