Minyak rebound, Data EIA dinanti

Tanggal November 02, 2011 / 5:13 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Minyak naik untuk pertama kalinya dalam empat sesi terakhir karena spekulasi para pemimpin Eropa akan mendesak Yunani untuk menerima paket penyelamatan.

Papandreou akan Cannes, Perancis hari ini untuk menghadapi pertanyaan dari para pemimpin yang terkejut dengan keputusan rerefendum dan voting kepercayaan di Parlemen. Di sana, ia akan bertemu dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy, Kanselir Jerman Angela Merkel serta Presiden ECB Mario Draghi.

“PM Yunani akan bergabung dengan pemimpin Eropa hari ini,” kata jubir Presiden Perancis. “Ia akan disampaikan bahwa satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah utang Yunani adalah melalui ksepakatan yang dicapai minggu lalu.”

Minyak juga naik di tengah ekspektasi data Energy Information Administration (EIA) akan menunjukkan penurunan cadangan. Ekspektasi itu datang menyusul data versi American Petroleum Institute (API) yang memperlihatkan stok bensin turun 1,1 juta barel dan distillate berkurang 3,4 juta barel. Cadangan minyak menyusul 156.000 barel.

Pada jam 16:58 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Desember naik 30 sen ke $92,49 per barel, setelah sempat menyentuh 93,20 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 94 sen jadi $110,48 per barel.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account