Minyak rebound berkat jatuhnya dollar

Tanggal July 29, 2010 / 5:22 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Minyak naik untuk pertama kalinya dalam 5 sesi terakhir menyusul kejatuhan dollar, yang mengangkat daya tarik komoditas.

Dollar jatuh menyusul data sentimen ekonomi zona euro yang lebih baik dari prediksi, meningkatkan permintaan akan aset berisiko. Indeks tersebut naik ke 101,3 di Juli dari 99,0 bulan lalu. Selain itu, data ketenagakerjaan Jerman memperlihatkan semakin baiknya lapangan kerja, di mana tingkat pengangguran turun ke 7,6% di Juli dari 7,7% di Juni.

Minyak juga naik berkat data dari Energy Information Administration (EIA) yang memperlihatkan permintaan bensin mencapai 9,632 juta barel per hari minggu lalu, tingkat mingguan tertinggi sejak Agustus 2007.

Pada jam 17:10 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Agustus naik 34 sen menjadi $77,33 per barel dalam perdagangan elektronik di NYMEX.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account