Minyak naik jelang G-20
Jakarta, Strategydesk - Minyak naik hari ini di tengah harapan Eropa akan menghasilkan solusi untuk mengatasi krisis utang dan ekonomi AS akan membaik.
Minyak naik hari ini menjelang pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20 di Paris akhir pekan ini. Pertemuan ini menyorot perlunya menemukan solusi untuk krisis utang yang terus memburuk dan mengancam sistem finansial global. Pasar berharap adanya perkembangan positif dari pemimpin Eropa soal solusi komprehensif yang dijanjikannya.
Sentimen pasar juga terangkat oleh berita Slovakia akhirnya menyetujui rencana perubahan dana talangan (EFSF). Slovakia menjadi negara terakhir di zona euro yang meratifikasi rancangan perubahan EFSF.
Minyak juga naik menjelang data penjualan ritel AS, yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan sebesar 0,5%. Kenaikan yang lebih besar dari prediksi bisa mendorong sentimen positif terhadap ekonomi AS.
Pada jam 15:42 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Nopember naik $1,06 ke $85,29 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menanjak $1,20 jadi $112,31 per barel.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Isu Eropa bawa minyak ke $92
- Minyak tenggelam karena Yunani, data API
- Krisis Yunani masih tekan minyak
- Minyak anjlok, ke level terendah dalam 6 bulan
- Minyak anjlok lagi, ditekan Eropa & data China
- Minyak turun, ditekan data EIA
- Data API makin benamkan minyak
- Minyak anjlok ke $97
- Antisipasi payroll, minyak anjlok
- Minyak turun karena data EIA, ADP
- May Day, minyak tak banyak gerak
- Minyak turun setelah S&P pangkas rating Spanyol
- Minyak naik, dibantu data API
- Minyak turun karena data Eropa, China
- Isu pasokan topang minyak



