Minyak naik berkat Iran, data AS

Tanggal December 05, 2011 / 3:43 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Minyak naik ke $101 per barel hari ini berkat data ketenagakerjaan AS dan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Barat.

Non-farm payroll, atau lapangan kerja di luar sektor pertanian, bertambah sebanyak 120.000 selama Nopember, sedikit di bawah prediksi 125.000. Tapi tingkat pengangguran turun tajam ke 8,6% dari 9,1%. Data menambah optimisme akan perbaikan ekonomi AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar dunia.

Pasar juga mengamati ketegangan yang meningkat mengenai program nuklir Iran. Senat AS memutuskan untuk memberlakukan sanksi ke bank sentral Iran, melarang institusi keuangan asing yang berbisnis dengan bank itu membuka operasi di AS.

Kemarin, kantor berita Iran IRNA melaporkan negara itu menembak jatuh pesawat nirawak AS yang melanggar wilayah udaranya. AS belum mengkonfirmasi berita itu. Pada jam 15:23 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Januari naik 41 sen ke $101,37 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 66 sen jadi $110,60 per barel.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account