Minyak lanjutkan koreksi
Jakarta, Strategydesk - Minyak melanjutkan koreksinya hari ini, menyusul mulai terhentinya laju bursa global dan kurangnya katalis. Selain itu, minyak juga turun karena pudarnya Badai Bonnie.
Pasar enggan menggerakan harga lebih jauh dalam perdagangan di Eropa, karena absennya even ekonomi. Harga juga sulit naik atau turun signifikan karena pasar terfokus ke perkembangan di AS, sumber utama data ekonomi mengecewakan. Minggu lalu, harga terbantu oleh penguatan saham berkat laporan keuangan perusahaan AS yang positif.
Salah satu data ekonomi penting AS minggu ini adalah PDB, yang diperkirakan akan menunjukan pertumbuhan ekonomi melambat di kuartal kedua. Bila data ekonomi lebih buruk dari prediksi, kecemasan mengenai ekonomi AS akan mencuat kembali, yang berpotensi menekan harga minyak.
Pada jam 17:00 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Agustus turun 42 sen menjadi $78,56 per barel dalam perdagangan elektronik di NYMEX.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak masih tertekan
- Isu permintaan tekan minyak
- Minyak koreksi, antisipasi payroll
- Minyak stabil di $73
- Minyak rebound jelang data EIA
- Saham ambruk, minyak terpuruk
- Minyak terkoreksi dari $75
- Minyak koreksi jelang revisi PDB AS
- Minyak rebound ke $73
- Minyak flat jelang EIA
- Minyak terjungkal ke $72
- Minyak belum banyak gerak
- Minyak anjlok ke $73
- Laju saham Asia dorong minyak
- Data API, dollar tekan minyak



