Minyak fluktuatif jelang UE
Jakarta, Strategydesk - Minyak bergerak fluktuatif hari ini di tengah kehati-hatian investor menjelang pertemuan Uni Eropa untuk membahas solusi mengatasi krisis utang.
Kesimpangsiuran dan perdebatan, yang membuat pertemuan kini terbagi dalam dua tahap, Minggu dan Rabu, mengubah optimisme menjadi keraguan. Jerman dan Perancis berselisih soal penggunaan dana bailout. Kedua negara memang selama ini memang selalu berbeda pendapat mengenai bagaimana dana talangan didapatkan dan digunakan.
Para analis juga mengamati dampak kematian Moammar Gaddafi terhadap produksi minyak di Libya. Sebelum konflik pada Februari, Libya memproduksi sekitar 1,6 juta barel per hari. Pada jam 17:40 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Desember naik 26 sen ke $86,33 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama turun 7 sen jadi $109,69 per barel.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Isu Eropa bawa minyak ke $92
- Minyak tenggelam karena Yunani, data API
- Krisis Yunani masih tekan minyak
- Minyak anjlok, ke level terendah dalam 6 bulan
- Minyak anjlok lagi, ditekan Eropa & data China
- Minyak turun, ditekan data EIA
- Data API makin benamkan minyak
- Minyak anjlok ke $97
- Antisipasi payroll, minyak anjlok
- Minyak turun karena data EIA, ADP
- May Day, minyak tak banyak gerak
- Minyak turun setelah S&P pangkas rating Spanyol
- Minyak naik, dibantu data API
- Minyak turun karena data Eropa, China
- Isu pasokan topang minyak



