Minyak flat jelang EIA
Jakarta, Strategydesk - Minyak flat hari ini, setelah sempat naik berkat datangnya minat beli setelah harga jatuh ke level terendah dalam 7 minggu terakhir.
Koreksi dollar terhadap euro juga sempat membantu, namun penguatan terbatas karena kejatuhan saham. Pada jam 17:24 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman September naik 6 sen ke $71,69 perr barel dalam perdagangan elektronik di NYMEX.
Fokus pasar kini tertuju ke data cadangan energi dari Energy Information Administration (EIA). Bila data ini menunjukan kenaikan cadangan, minyak terancam ke $70 per barel. Bila cadangan berkurang signifikan, minyak akan terbantu. Namun, pergerakan dollar masih mempengaruhi minyak.
Data lainnya terjadwal hari ini adalah yang diperkirakan naik 3,0% di Juli. Data yang positif bisa mengurangi kecemasan pasar mengenai ekonomi AS. Selain itu, ada data penjualan rumah baru (new home sales), yang diperkirakan flat bulan lalu. Namun,data existing home sales yang amat buruk, meningkatkan kemungkinan data new home sales juga ikut buruk.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak turun jelang data API
- Minyak turun tajam, Yunani jadi fokus
- Minyak naik, payroll dinantikan
- Data EIA tekan minyak
- Minyak diangkat Iran, data China
- Data Jepang angkat minyak
- Minyak turun jelang pertemuan Eropa
- Keputusan the Fed dorong minyak
- Minyak sideway, di bawah $100
- Faktor Timteng Angkat Minyak
- Minyak turun jelang pertemuan Eropa
- Minyak turun ke bawah $100
- Rencana IMF, data AS dorong minyak
- Pernyataan Iran, Saudi dongkrak minyak
- Masalah downgrade Eropa tekan laju minyak



