Minyak diserang profit taking
Jakarta, Strategydesk - Minyak tergelincir hari ini setelah para investor mengambil keuntungan dari kenaikan harga yang mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Minyak terkoreksi setelah melonjak di tengah optimisme investor setelah para pemimpin Eropa mengumumkan rencana komprehensif mengatasi krisis utang. Pada jam 16:34 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Desember turun $1,23 ke $92,73 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama merosot 71 sen jadi $111,37 per barel.
Minyak telah naik sekitar 24% dari $75 per barel pada 4 Oktober setelah pemimpin Eropa berjanji mengeluarkan kebijakan komplit untuk mengentasi krisis itu. Harga semakin melaju setelah mereka memenuhi janjinya tersebut kemarin.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Isu Eropa bawa minyak ke $92
- Minyak tenggelam karena Yunani, data API
- Krisis Yunani masih tekan minyak
- Minyak anjlok, ke level terendah dalam 6 bulan
- Minyak anjlok lagi, ditekan Eropa & data China
- Minyak turun, ditekan data EIA
- Data API makin benamkan minyak
- Minyak anjlok ke $97
- Antisipasi payroll, minyak anjlok
- Minyak turun karena data EIA, ADP
- May Day, minyak tak banyak gerak
- Minyak turun setelah S&P pangkas rating Spanyol
- Minyak naik, dibantu data API
- Minyak turun karena data Eropa, China
- Isu pasokan topang minyak



