Minyak dekati $93

Tanggal October 25, 2011 / 3:37 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Minyak menyentuh level tertinggi dalam 12 minggu terakhir  berkat indikasi membaiknya permintaan di AS dan spekulasi para pemimpin Eropa akan menyepakati solusi final atasi krisis utang.

Harga naik hingga 1,7% hari ini, melanjutkan penguatan yang mencapai lebih dari 20% dalam tiga minggu terakhir. Cadangan minyak di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman minyak jenis Light Sweet, berkurang minggu lalu, menurut hasil gambar satelit.  Cadangan minyak di sana turun 760.000 barel menjadi 28,1 juta barel, hasil gambar satelit yang diambil dari Longmont, Colorado oleh Digital Globe.

Laporan hari ini diperkirakan akan menunjukkan sentimen konsumen AS meningkat bulan lalu. Indeks hasil survei Conference Board itu diperkirakan naik 46 di Oktober dari 45,4 di September. Selain itu, Badai Rina bergerak menuju Teluk Meksiko, sentra produksi minyak AS. Badai itu masuk jadi Kategori 1 kemarin dan menguat seiring pergerakannya menuju Semenanjung Yucatan di Meksiko, menurut laporan Pusat Badai National AS.

Di Eropa, para pemimpin diharapkan mengumumkan paket komprehensif  yang  mencakup penyelesaian masalah utang Yunani, merekapitalisasi bank dan mencegah krisis utang menyebar. Mereka akan kembali ke Brussel besok untuk pertemuan kedua, dan mereka berjanji akan mengumumkan paket komplit itu.

Pada jam 15:23 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Desember naik $1,53 ke $92,80 per barel. Kontrak itu sempat melonjak hingga $92,99 hari ini. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menanjak 13 sen jadi $111,58 per barel.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account