Minyak dekati $103

Tanggal November 17, 2011 / 4:05 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Minyak rally ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir menyusul data yang memperlihatkan cadangan minyak AS turun drastis, meski isu krisis utang Eropa masih membayangi pasar.

Energy Information Administration (EIA) semalam melaporkan cadangan minyak berkurang 1,05 juta barel minggu lalu, mendekati prediksi 1,2 juta barel. Cadangan distillate merosot 2,13 juta barel, juga dekat dengan prediksi 2,35 juta barel. Tapi cadangan bensin naik 992.000 barel, melawan prediksi 1 juta barel.

Minyak juga naik menyusul data ekonomi AS yang positif. Serangkaian data itu mengindikasikan ekonomi AS membaik, yang berarti bagus untuk prospek permintaan. Faktor lain yang mengangkat harga adalah meningkatnya kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari Timur Tengah dan Afrika Utara.

Pada jam 15:54 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Desember naik 63 sen ke $103,22 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama turun 39 sen jadi $111,49 per barel.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account