Minyak belum banyak gerak
Jakarta, Strategydesk - Minyak belum banyak bergerak, masih terjebak dalam kisaran terbatas di tengah minimnya katalis dan lesunya pergerakan saham global.
Minyak masih bergerak dekat level terendahnya dalam 6 minggu terakhir, ketidakpastian mengenai prospek ekonomi global menjadi faktor yang lebih memberatkan dari pada kemungkinan gangguan produksi karena musim badai.
Minyak sempat naik karena kecemasan Badai Tropis Danielle akan menuju Teluk Meksiko. Namun, sentimen pasar masih pesimis dengan prospek pemulihan ekonomi dunia. Penguatan dollar masih menjadi faktor penghambat.
Minimnya katalis menjadi faktor yang membuat harga relative stagnan. Indeks PMI Jerman yang lebih baik dari prediksi belum banyak berdampak ke saham dan mata uang. Pada jam 15:15 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman September naik 7 sen di $73,89 per barel dalam perdagangan elektronik di NYMEX. Harga sempat naik ke $74,30 dan turun ke $73,55.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak turun jelang data API
- Minyak turun tajam, Yunani jadi fokus
- Minyak naik, payroll dinantikan
- Data EIA tekan minyak
- Minyak diangkat Iran, data China
- Data Jepang angkat minyak
- Minyak turun jelang pertemuan Eropa
- Keputusan the Fed dorong minyak
- Minyak sideway, di bawah $100
- Faktor Timteng Angkat Minyak
- Minyak turun jelang pertemuan Eropa
- Minyak turun ke bawah $100
- Rencana IMF, data AS dorong minyak
- Pernyataan Iran, Saudi dongkrak minyak
- Masalah downgrade Eropa tekan laju minyak



