Minimnya sentimen positif, IHSG sideway

Tanggal December 22, 2011 / 8:19 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Selamat Hari Ibu. Indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam masih bisa naik tipis (0,03%) hampir sehari penuh berada di teritori negatif menguji suport di level psikologis 12000.  Secara umum, sentimennya positif.  Akan tetapi, karena kenaikannya hanya tipis, bursa Asia pagi ini cenderung bergerak flat-turun karena pemodal masih mencari-cari sentimen positif yang baru.  Pergerakan IHSG masih akan sangat bergantung dari aliran dana asing yang kemarin terlihat mulai kembali lagi untuk melakukan posisi beli.  Kisaran IHSG diperkirakan akan berada diantara suport 3750 dan resisten di 3811. Trend jangka pendek IHSG hanya kembali berubah menjadi trend naik, apabila resisten 3800-3811 mampu ditembus.

Global Outlook
L
aju bursa saham Asia mengalami hambatan perdagangan kali ini setelah mencatat penguatan tajam penguatan sebelumnya. Bursa saham AS yang berakhir mixed semalam, dimana indeks Dow Jones dan S&P menguat, tapi indeks Nasdaq berakhir melemah.
Saham di sektor energi dan konsumer jadi pemicu kenaikan. Harga minyak dunia kembali menguat dan diperkirakan menopang saham sejenis menyusul cadangan simpanan minyak AS yang menurun. sementara itu, Bank of America Corp menguat 1,2% berkat persetujuan kredit mencapai $35 juta. Tekanan yang dialami indeks Nasdaq di dapat dari laporan penjualan dan laba perusahaan Oracle Corp yang dibawah ekspektasi.
Tertahan laju bursa Asia juga dipicu jatuhnya bursa Eropa semalam untuk kali pertama dalam 3 sesi perdagangan terakhir setelah pelaku pasar dicemaskan karena pemangkasan tingkat pinjaman dari operasi pasar Bank Sentral Eropa (ECB) tidak akan digunaka untuk membeli obligasi Italia dan Spanyol. Kemarin ECB memberikan fasilitas pinjaman ke bank-bank Eropa selama 3 tahun sebesar 490 miliar euro atau $639,33 miliar, dengan harga pemotongan pinjaman ditentukan ECB.
Sementara itu, pergerakan kali ini cenderung terbatas jelang libur Natal dan akhir tahun itu. Dan yang perlu diperhatikan data ekonomi Inggris dan AS, akan merilis data PDB kuartal ketiganya tahun ini.

Review IHSG
G
agal bertahta di atas level 3.800, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat sebesar 41 pada perdagangan kemarin.
Kenaikan IHSG tidak terlepas dari membaiknya kinerja bursa global menyusul adanya sentimen positif dari Eropa dan Amerika Serikat. Dari Eropa, Spanyol dinilai berhasil menjual surat utang jangka pendeknya. Sementara dari AS bagusnya data perumahan AS telah berhasil memacu reli bursa Wall Street pada hari Selasa.
Seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak menghijau.  Sektor konstruksi memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 2,24%. Diikuti, sektor perdagangan yang menguat 2%, dan sektor industri dasar yang naik 1,47%.
Menutup perdagangan, Rabu (21/12/2011), IHSG menguat 41.929 poin (1,11%) ke level 3.794,267. Sementara Indeks LQ 45 naik 8,020 poin (1,21%) ke level 670,042.
Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya Multi Bintang (MLBI), Astra Internasional (ASII), Indo Tambangraya (ITMG), dan Indocement (INTP).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Surya Toto (TOTO), Gudang Garam (GGRM), Multi Prima (LPIN), dan Island Concept (ICON).

Ulasan Teknikal
IHSG

B
ullish engulfing yang terbentuk pada candlestick bisa menjadi sinyal positif bagi IHSG. Kondisi ini didukung pula oleh stochastic yang golden cross, serta MA yang masih uptrend. Namun begitu, terlihat bahwa IHSG masih tertahan pada resistance “alot”nya di 3.811. Penembusan resistance tersebut akan membuka penguatan menuju area 3.830 – 3.875. Sedagkan level support kini bergeser ke area 3.750. Penembusa support tersebut akan kembali membawa trend bearish jangka pendek IHSG menuju area 3.700 – 3.666. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.760 - 3.830.

R3    3873
R2    3841
R1    3818
   
Pivot    3785
   
S1    3762
S2    3730
S3    3706

Stock Pick
INDY

M
asih terlihat bearish, namun harga INDY kini sudah mendekati level support-nya di 2.000. Indikator stochastic masih negatif, namun sudah oversold. Kondisi tersebut bisa mendukung adanya rebound. Kami melihat bahwa jika support di 2.000 masih mampu dipertahankan, INDY mempunyai potensi rebound untuk meraih resistance di 2.175 – 2.200.
Rekomendasi     : Buy @2.050, stop loss breakout 2.000, target 2.175
Support                : 2.050, 2.000
Resistance         : 2.150, 2.220

LSIP

M
asih dalam trend bearish untuk jangka pendek, namun sinyal rebound sudah mulai muncul. Indikator stochastic terlihat oversold, dan berpeluang rebound. Terlihat pula bahwa saat ini LSIP sedang membentuk pola inverted head and shoulder, dengan level support berada di area 2.100. Jika level support tersebut mampu bertahan, LSIP berpeluang untuk menguji resistance neck line di area 2.400, yang sekaligus bisa memberikan konfirmasi bullish reversal untuk meraih target H&S-nya di area 3.100.
Rekomendasi     : Buy, stop loss breakout 2.100, target 2.300 – 2.400
Support                : 2.100, 2.000
Resistance          : 2.300, 2.400

Rekomendasi
Stock Screener


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account