Minim sentimen, regional flat
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei berhasil menguat kemarin di tengah sepinya aktiftas perdagangan pasca libur Natal. Indeks berhasil menguat berkat bursa saham AS yang akhir penutupan pekan lalu berhasil rally menyusul sinyal perbaikan ekonomi AS terlihat seiring serangkaian data ekonomi yang diatas ekspoektasi. Indeks Nikkei ditutup menguat 84,18 poin, atau 1,00% di 8.479,34.
Indeks Nikkei cenderung bergerak dalam range trading 8.450-8.550 kali ini. Absennya berita baru yang dapat menggerakkan pasar, ditambah dengan rendahnya transaksi menjelang libur akhir tahun, membuat indeks terjebak dalam range terbatas. Meski aksi beli masih bisa berlangsung karena sentimen dari data ekonomi AS yang terus membaik, sehingga mengindikasikan optimisme terhadap perekonomian AS.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi ditutup melemah kemarin menyusul minimnya sentimen pasar jelang akhir tahun. Minimnya sentimen membuat transaksi selama sepekan ini diperkirakan akan diwarnai choppy trading. Saham pengapalan tercatat paling besar menyumbang penurunan, termasuk Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co Ltd, Heavy Industries. Indeks Kospi ditutup turun 10,52 poin, atau 0,56% di 1.856,70.
Tidak adanya faktor eksternal yang mempengaruhi pasar kali ini, membuat indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran terbatas. Kalangan analis menilai market cenderung flat dimana sebagian besar pasar libur, ditambah minimnya faktor baru yang mampu menggerak jelang akhir tahun. Tapi mengenai krisis utang Eropa tidak luput masih menjadi fokus.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional



