Minim sentimen positif, laju IHSG tersendat

Tanggal January 11, 2012 / 9:04 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Kenaikan sebesar 0,56% pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) sebenarnya agak mengecewakan. Kenaikan ini gagal membawa DJI menembus kisaran resisten 12500-12550. Kekecewaan ini terlihat pada pergerakan indeks di kawasan Asia pagi hari ini yang hanya cenderung bergerak flat. Pemodal menunggu sentimen positif yang baru untuk melanjutkan trend naik yang tengah terjadi.
Sejalan dengan bursa Asia, IHSG hari ini diperkirakan juga akan bergerak flat naik pada kisaran 3900-4025. Kemampuan IHSG untuk menembus resisten 3925 kemarin adalah sebuah signal positif. Menembus 3925, IHSG bisa saja langsung bergerak ke 4000 karena relatif tidak ada resisten yang kuat. Meskipun demikian, perkembangan dari bursa regional yang belum menentu, sebaiknya membuat anda berhati-hati. Jika suport 3900 ditembus, maka bisa jadi penembusan kemarin hanyalah sebuah false signal.

Global Outlook
P
ergerakan bursa regional kini cenderung mixed, dan beberapa bursa termasuk Hang Seng dan Nikkei menguat, sedangkan Kospi mengalami pelemahan. Bursa saham di AS berhasil catat penguatan sekaligus ditutup pada level tertinggi sejak Juli tahun lalu. Musim laporan keuangan perusahaan AS yang berpotensi lebih baik dari perkiraan mengalihkan perhatian pelaku pasar dari krisis utang Eropa untuk sementara waktu.
Tapi sebenarnya sikap pasar belum yakin para pemimpin Eropa mamu menyelamatkan zona euro. Semua mata tertuju ke pembicaraan di Berlin, antara Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy. Sayangnya,  pernyataan mereka belum meyakinkan pasar.
Mereka mengklaim adanya perkembangan dalam pembicaraan. Kedua pemimpin itu mengatakan semakin dekat dengan kesepakatan dan Pakta Fiskal Uni Eropa bisa rampung di Januari atau selambatnya Maret.
Kedua pemimpin juga berbicara perlunya mendorong pertumbuhan dan daya saing. Tapi pembicaraan dibayangi oleh kekhawatiran Yunani tidak akan mampu mengendalikan utangnya. Bahkan mereka memperingatkan Yunani tidak akan mendapat kucuran dana berikutnya sampai sepakat dengan kreditor mengenai bond swap.
Bila ada peluang untuk bargain hunting, tapi tanpa didukung katalis dari berita positif, sulit bagi euro melanjutkan penguatannya.  Tapi ada berita baik, yaitu Jerman berhasil menjual 3,9 miliar euro bill tenor enam, bulan dengan yield negatif untuk pertama kalinya dalam sejarah, indikasi investor saat ini ingin keamanan bukan imbal hasil. Berita baik lainnya adalah penurunan yield obligasi Spanyol, menjelang lelang obligasi Spanyol dan Italia Kamis nanti.
Tidak ada data penting hari ini terjadwal di Eropa, sedangkan di AS hanya ada Fed Beige Book. Tapi pasar tetap mewaspadai berita-berita negatif yang mungkin datang dari Eropa, terutama terkait krisis utang.  

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan kembali melanjutkan penguatannya. Pada perdagangan Selasa (10/1/2012), IHSG ditutup naik 49,770 poin (1,28%) ke level 3.938,842. Sementara Indeks LQ 45 menguat 9,705 poin (1,41%) ke level 697,510.
Aksi borong saham investor asing menjadi salah satu penyokong kenaikan IHSG pada hari itu. Sentimen positif lainnya datang dari kondisi bursa regional yang mayoritas menguat, mengekor penguatan bursa Wall Street.
Seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak menghijau. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi antara lain: sektor perdagangan naik 2,26%, sektor pertambangan naik 2,15%, dan sektor industri dasar naik 1,33%.
Saham-saham yang naik cukup signifikan diantaranya Multi Bintang (MBLI), Hero Supermarket (HERO), Delta Jakarta (DLTA), dan United Tractor (UNTR).
Sementara saham-saham yang turun cukup antara lain BFI Finance (BFIN), Bank Danamon (BDMN), Ancol (PJAA), dan Fajar Surya (FASW).

Ulasan Teknikal
IHSG

P
ola long white candlestick menunjukkan potensi buyer yang kuat. Pola seperti ini biasanya mengindikasikan bullish continuation. Indikator RSI masih positif, sementara stochastic berpeluang bullish crossover. Kami melihat bahwa saat ini IHSG akan berusaha menembus resistance 3.950, yang sekaligus mengkonfirmasi kenaikan lanjutan menuju area 4.050 – 4.150. Sementara level support IHSG saat ini berada di 3.900. Penurunan di bawah level tersebut akan kembali membawa IHSG terkoreksi menuju area 3.875. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.900 – 3.975.

R3    4,012
R2    3,977
R1    3,958
   
Pivot    3,922
   
S1    3,903
S2    3,868
S3    3,849

Stock Pick
BBCA

M
oving average sudah menunjukkan potensi uptrend bagi BBCA, demikian pula dengan indikator RSI dan stochastic. Namun begitu, harga saat ini masih tertahan pada resistance triangle di 8.250 – 8.400. Penembusan resistance tersebut akan memberikan konfirmasi bullish continuaton menuju area 9.500 – 9.800.
Rekomendasi     : Hold and buy break 8.400, stop loss 8.000, target 9.500
Support     : 8.100, 7.900
Resistance     : 8.250, 8.400

BMRI

P
ola white body yang terbentuk pada Candlestick masih menunjukkan potensi buyer, pola tersebut bisa menjadi indikasi bullish bagi BMRI. Indikator lain yang dapat mendukung pola bullish tersebut juga terlihat dari MA yang mulai bergerak uptrend, serta RSI yang positif dan stochastic berpeluang golden cross. Kami melihat bahwa saat ini BMRI akan menguji resistance 7.000. Jika ditembus, kenaikan bisa berlanjut menuju area 7.300 – 7.400.
Rekomendasi    : Buy break 7.000, stop loss 6.700, target 7.300
Support               : 6.700, 6.500
Resistance         : 7.000, 7.300

Rekomendasi
Stock Screener


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account