Minim katalis, Nikkei & Kospi lesu
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei terkoreksi hari ini, setelah melaju selama dua sesi sebelumnya, di tengah minimnya katalis dan transaksi menjelang liburan Natal.
Absennya berita baru yang dapat menggerakkan pasar, ditambah dengan rendahnya transaksi menjelang akhir pekan panjang, menbuat indeks terjebak dalam range terbatas. Indeks Nikkei berakhir melemah 0,8% di 8.395,16. Sedangkan indeks Topix turun 0,4% ke 723,12. Indeks semakin terkoreksi setelah Gubernur BOJ Masaaki Shirakawa mengatakan pemulihan ekonomi Jepang sedang terhenti.
Kekhawatiran mengenai Eropa juga membuat investor enggan bertransaksi. Menurut analis, meski kecemasan soal krisis utang Eropa sedang surut, menyusul program tender pinjaman murah ECB, investor masih belum berani mengambil risiko. Mereka mengatakan belum perlu membeli dan lebih memilih untuk menunggu saja.
Kemarin, ECB menyelenggarakan operasi pasar terbesanya, dengan membei pinjaman hingga 490 miliar euro. Hasil tender ini memang menjadi obat penenang pasar. Tapi para pengamat ragu langkah itu akan cukup untuk mengatasi krisis yang sudah berlangsung selama dua tahun.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi berakhir flat hari ini karena munculnya skeptisme bahwa program pinjaman murah ECB dapat mengatasi krisis utang Eropa atau mengalirkan likuiditas ke negara yang membutuhkan. Selain itu, kejatuhan saham teknologi semakin memberi tekanan ekstra. Indeks Kospi ditutup melemah 0,05% di 1.847,49.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



