Minim katalis, Nikkei & Kospi lesu
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berakhir melemah hari ini, tertekan oleh aksi ambil untung menyusul penguatan selama beberapa sesi sebelumnya. Namun, indeks bergerak dalam kisaran terbatas, mencerminkan minimnya katalis.
Absennya even ekonomi penting dan liburnya pasar AS kemarin menjadi faktor yang membuat indeks bergerak relatif stagnan. Pasar tidak banyak bereaksi terhadap keputusan BOJ mempertahankan kebijakan moneternya.
Pasar menantikan reaksi Wall Street atas program pembangunan infrastruktur senilai $50 miliar dan insentif pajak bisnis yang diajukan Presiden Obama.
Indeks Nikkei ditutup melemah 75,32 poin, atau 0,81%, di 9.226,00. Sedangkan indeks Topix turun 0,5% ke 834,92. Penguatan yen masih membayangi pergerakan indeks Nikkei. Pasar mencemaskan kemungkinan yen menguat kembali ke 83 per dollar.
Sementara itu, Bursa Seoul tergelincir pada hari Selasa setelah melaju pada 4 sesi sebelumnya.Koreksi ini juga disebabkan oleh minimnya katalis. Indeks Kospi pada perdagangan hari ini berakhir turun 0,26 di level 1.787,74.
"Pasar mengalami kesulitan mencapai 1.800, tetapi hal ini jelas dalam kondisi yang lebih baik untuk mencapai tingkat yang signifikan darpada awal bulan lalu," kata Lee Jin-woo, seorang analis pasar.
Produsen baja rally sesudah adanya laporan 18 pabrik baja di China ditutup selama sebulan. Dengan ditutupnya pabrik baja ini, beberapa analis berspekulasi atas kenaikan harga baja.
Pada akhir perdagangan, POSCO, pembuat baja No.4 di dunia, naik sebesar 4,5% diikuti Hyundai Steel maju 5,1%. Serta Dongkuk Steel Mill naik 2,9%.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Gara-gara Yunani, Hang Seng flat
- Nikkei Koreksi Karena Isu Yunani
- Profit taking, Yunani tekan Hang Seng
- Data payroll AS angkat Nikkei
- Antisipasi payroll, Hang Seng turut flat
- Jelang payroll, Nikkei & Kospi koreksi
- Hang Seng naik 2%, bank rally
- Nikkei, Kospi melaju berkat data manufaktur dunia
- Data PMI China Mixed, Hang Seng koreksi
- Nikkei stabil, meski earning buruk
- Hang Seng naik 1,1%
- Nikkei flat, naik 4% selama Januari
- Hang Seng terkoreksi 1,7%
- Penguatan yen pukul Nikkei
- Ekspor meningkat, Hang Seng menanjak



