Minim katalis, euro terancam koreksi

Tanggal September 06, 2010 / 9:56 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Euro, bersama dengan mata uang berisiko lainnya, rally akhir pekan lalu berkat membaiknya sentimen pasar karena data ketenagakerjaan AS. Kini, di tengah minimnya katalis, mata uang tunggal Eropa itu terancam koreksi.
Para high-yielders menguat terhadap dollar setelah data payroll AS berhasil mengurangi kecemasan akan ancaman double dip recession. Data Jumat lalu menunjukan nonfarm payroll, atau lapangan kerja di luar sektor pertanian, berkurang 54.000 di Agustus, lebih rendah dari prediksi 105.000. Selain itu, lapangan kerja swasta bertambah sebanyak 67.000, lebih besar dari prediksi 40.000.
Selain karena data payroll, euro juga terangkat oleh beberapa data zona euro, yaitu indeks PMI sektor jasa dan penjualan ritel. Indeks PMI jasa zona euro direvisi menjadi 55,9, lebih baik dari laporan sebelumnya 55,6.  Sedangkan penjualan ritel di Juli naik 1,1% dari tahun lalu, lebih baik dari prediksi 0,6%.
Didukung data ekonomi dan sentimen pasar yang positif, euro hampir menembus $1,29. Dalam perdagangan di Asia hari ini, euro juga masih berusaha menembus level tersebut. Namun, aktivitas perdagangan sepertinya akan berkurang karena liburnya pasar AS. Ditambah lagi dengan sepinya even penting hari ini. 
Menghadapi kondisi seperti itu, euro rawan koreksi. Selama 4 sesi di minggu lalu, euro menguat, hal ini membuka peluang profit taking. Namun, bila sentimen pasar tetap positif, euro masih terbantu, dan indikator sentimen itu adalah pergerakan saham. Selama saham masih melaju, sentimen masih positif. 
Sementara itu, terhadap yen, dollar masih terjebak dalam kisaran 84. Data payroll sempat mengangkat greenback ke 85 yen. Namun, akhirnya tetap di bawah resistance 84,38. Sentimen positif seharusnya mendukung dollar menguat terhadap yen. Namun, sepertinya pasar masih ragu untuk mendorongnya lebih jauh. Di sisi lain, pasar juga enggan untuk menekannya lebih rendah, karena belum ada lagi faktor negatif. Dollar kemungkinan masih terjebak dalam kisaran 84 hari ini.

Rekomendasi
EUR-USD


USD-JPY


GBP-USD


USD-CHF


AUD-USD

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account