Meski rebound, regional masih rentan
Jakarta, Strategydesk - Saham Asia berusaha bangkit hari ini setelah bertumbangan kemarin karena gejolak politik dan kenaikan yield obligasi Italia.
Pasar membaik setelah situasi politik di Italia membaik, di mana Perdana Menteri Silvio Berlusconi menarik tuntutannya untuk menggelar pemilu. Ditambah dengan turunnya yield obligasi karena spekuasli ECB sibuk memborong obligasi negara itu. Selain itu, para pemimpin Yunani sepakat menunjuk perdana menteri baru.
Selama berita baik datang dari Eropa, bursa regional akan perlahan-lahan pulih. Tapi diperlukan waktu untuk meraih kembali poin yang hilang kemarin. Investor masih enggan mendorong harga secara substansial bila masih ada ketidakpastian.
Nikkei
Indeks Nikkei terjun ke level terendahnya dalam lima minggu terakhir setelah kenaikan yield obligasi Italia menambah kecemasan mengenai krisis utang Eropa. Bank menjadi sektor yang paling merana. Indeks Nikkei ditutup melemah 2,9% di 8.500,80.aham keuangan terjungkal, di tengah kejatuhan sektor itu di seluruh dunia, karena ketakutan akan krisis.
Indeks Nikkei rebound hari ini, setelah jatuh tajam kemarin. Tapi kekhawatiran mengenai Eropa belumlah sirna. Situasi ini akan membuat penguatan indeks rentan. Meski kondisi politik Italia membaik, dan yield yield obligasinya turun, ketidakpastian masih membuat investor was-was. Karena itu, investor mungkin masih enggan mengambil posisi besar, apalagi menjelang akhir pekan.

Kospi
Indeks Kospi tak luput dari efek gejolak Italia, dengan mengalami kejatuhan terbesar dalam tujuh minggu terakhir yang membawanya ke level terendah sejak pertengahan Oktober. Kenaikan yield Italia dianggap sinyal krisis utang Eropa memburuk. Seperti di bursa lainnya, saham bank menjadi korban utama.
Indeks Kospi juga beranjak naik hari ini setelah mencatat kejatuhan terbesarnya dalam tujuh minggu terakhir kemarin. Namun, seperti Nikkei, indeks Kospi juga masih rentan dengan gejolak. Isu Eropa masih menentukan. Beberapa emiten yang punya earning bagus mungkin bisa mendapat perhatian investor. Tapi di saat yang sama, mereka juga was-was akan berita buruk selanjutnya.

Hang Seng
Indeks Hang Seng mengikuti irama global, bahkan mengalami kejatuhan paling besar di kawasan regional, di tengah eskalasi krisis di Italia, yang menambah kecemasan soal krisis utang Eropa. Selain itu, laporan keuangan HSBC yang mengecewakan semakin menekan sentimen investor. Indeks Hang Seng ditutup melemah 1050,54 poin, atau 5,25%, di 18.963,89.
Setelah mengalami kejatuhan yang amat besar kemarin, indeks Hang Seng seharusnya bisa rebound hari ini. Kejatuhan tajam membuka peluang bargain hunting. Ditambah lagi dengan situasi di Italia dan Yunani sedikit membaik, ini mungkin bisa jadi alasan. Tapi, sentimen masih rentan, jadi investor juga berhati-hati dalam bertransaksi. Penguatan 200-300 poin mungkin bisa diraih. 
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional



