Masalah Yunani tekan minyak
Jakarta, Strategydesk - Minyak turun hari ini karena berita mengenain tertundanya pemberian bailout untuk Yunani, tapi data cadangan dan kekhawatiran mengenai pasokan dari Iran berhasil membatasi kejatuhan harga.
Beberapa sumber menyebutkan pejabat zona euro sedang mencari cara untuk menunda sebagian bahkan semua bailout sampai Yunani menyelenggarakan pemilu yang kemungkinan April, sembari memastikan bisa terhindar dari default berantakan. Dengan kata lain, Eropa ingin mencegah Yunani default tanpa harus memberi bailout dulu.
Penundaan Ini justru menimbulkan ketidakpastian bagi nasib Yunani, yang harus membayar utang jatuh tempo sekitar 14,5 miliar euro pada 20 Maret, itu sulit dilakukan bila tidak mendapat bailout. Masih belum jelas bagaimana Uni Eropa bisa menahan bailout tanpa membiarkan Yunani default.
Tapi harga terbantu oleh data dari Energy Information Administration (EIA) yang memperlihatkan cadangan minyak berkurang 171.000 barel, melawan prediksi naik 1,5 juta barel. Cadangan distillate menyusut 2,87 juta barel, lebih besar dari prediksi 1,1 juta barel. Cadangan bensin bertambah 400.000 barel, lebih rendah dari prediksi 700.000 barel.
Minyak juga ditopang oleh kekhawatiran mengenai pasokan dari Iran, di tengah ketegangan dengan Barat. Iran berencana mengurangi ekspor minyak ke Perancis dan Belanda serta mengancam akan menghentikan pengiriman minyak ke empat negara Eropa lainnya. Langkah ini diambil sebagai respon atas embargo yang diberlakukan oleh Uni Eropa atas minyaknya.
Minyak naik tajam kemarin setelag Iran mengumumkan pencapaian baru dalam hal pengembangan nuklir, termasuk sentrifugal yang mampu mempercepat proses pengayaan uranium. Pengumuman ini mendapat keceman dari Barat, terutama AS.
Pada jam 15:00 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Maret turun 22 sen ke $101,58 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 12 sen jadi $119,05 per barel.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Isu Eropa bawa minyak ke $92
- Minyak tenggelam karena Yunani, data API
- Krisis Yunani masih tekan minyak
- Minyak anjlok, ke level terendah dalam 6 bulan
- Minyak anjlok lagi, ditekan Eropa & data China
- Minyak turun, ditekan data EIA
- Data API makin benamkan minyak
- Minyak anjlok ke $97
- Antisipasi payroll, minyak anjlok
- Minyak turun karena data EIA, ADP
- May Day, minyak tak banyak gerak
- Minyak turun setelah S&P pangkas rating Spanyol
- Minyak naik, dibantu data API
- Minyak turun karena data Eropa, China
- Isu pasokan topang minyak



