Lelang Italia sukses, euro tetap jatuh

Tanggal December 29, 2011 / 9:42 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Euro terjungkal karena pasar masih khawatir mengenai kondisi zona euro meski Italia berhasil menggelar lelang surat utang yang sukses.
Italia berhasil menjual bills tenor enam bulan hingga 9 miliar euro dengan yield 3,251%, hampir separuhnya bulan lalu. Hasil ini awalnya mengangkat euro dalam perdagangan yang sepi di tengah liburan akhir tahun, dan mengurangi kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa. Lelang ini merupakan rangkaian penjualan surat utang minggu ini, yang juga akan digelar hari ini.
Sayangnya, penguatan itu tidak berlangsung lama. Euro akhirnya tumbang lagi karena yield obligasi Italia tenor 10 tahun tetap dekat 7%, level psikologis yang memaksa Yunani, Irlandia dan Portugal minta bailout dan menjadi pasien IMF, serta menjalani program penghematan besar-besaran.
Tingginya yield Italia menimbulkan kekhawatiran ekonomi terbesar ketiga Eropa juga akan bernasib sama seperti ketiga negara di atas. Oleh karena itu, pasar akan mencermati lelang obligasi tenor 10 tahun yang digelar hari ini.  Obligasi jangka panjang memang sulit dijual akhir-akhir ini, dengan yield setinggi itu, lelang ini akan menjadi ujian sebenarnya untuk Italia.
Euro jatuh hingga ke $1,2886, terendah dalam 11 bulan terakhir. Mata uang tunggal Eropa itu bahkan mencapai level terendahnya dalam 10 tahun terakhir terhadap yen, di 100,33. Sterling juga ikut mengalami kejatuhan tajam, dengan anjlok lebih dari 200 poin semalam. Aussie, meski tergelincir, tidak separah euro dan sterling.
Di tengah perdagangan di AS yang sepi karena menjelang akhir tahun, pembelian dollar oleh perusahaan AS menjadi salah satu faktor yang turut membenamkan euro. Selain itu, spekulasi satu atau lebih negara Eropa akan kehilangan rating topnya menambah derita euro.
Ditambah dengan adanya tanda-tanda bank Eropa masih enggan menggunakan pinjaman yang didapat dari ECB. Pelaku pasar sempat berharap bank akan menyalurkan dana itu untuk membeli surat utang pemeritah zona euro. Tapi kemarin ECB melaporkan jumlah dana yang diparkir oleh institusi keuangan di bank itu mencapai 452 miliar euro, rekor baru yang mengindikasikan bank ternyata justru menyimpan dana bukannya mengucurkan kredit atau membeli aset. 
Menjelang liburan akhir tahun, tidak banyak data penting terjadwal. Untuk malam nanti, hanya ada initial jobless claims, pending home sales dan Chicago PMI.

Rekomendasi
EUR-USD


USD-JPY


GBP-USD


USD-CHF


AUD-USD




Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account