Laporan API lambungkan minyak
Jakarta, Strategydesk - Minyak berhasil menembus $99 per barel hari ini menyusul laporan yang menunjukkan cadangan minyak AS berkurang, mengindikasikan permintaan sedang meningkat.
American Petroleum Institute (API) semalam mengumumkan cadangan minyak merosot 4,5 juta barel minggu lalu. Kenaikan itu mengejutkan karena menurut survei Platts, cadangan minyak diperkirakan bertambah 2,3 juta barel. API juga melaporkan cadangan bensin membengkak 4,4 juta barel dan cadangan distillate meningkat 386.000 barel.
Data API dijadikan indikator awal sebelum pengumuman data versi pemerintah, yang biasa diumumkan oleh Energy Information Administration (EIA), lembaga di bawah naungan Departemen Energi AS. Data API didapat dari operator atau perusahaan secara sukarela. Sedangkan pemerintah mewajibkan laporan itu dikumpulkan dalam survei mingguan. Tapi kedua data bergerak dalam satu arah 71% selama 10 tahun terakhir.
Minyak juga menguat berkat pelemahan dollar menyusul laporan perkembangan positif dari Yunani, yang mengangkat mata uang berisiko. Pejabat Yunani mengatakan pemerintah dan kreditor internasional sedang membuat draft final mengenai langkah yang diperlukan untuk mendapatkan bailout kedua.
Muncul juga berita yang menyebut Yunani semakin dekat dengan kesepakatan restrukturisasi, atau resolusi untuk mengganti obligasi lama dengan yang baru tapi bunga rendah. Yunani harus memfinalisasi penukaran utang pada awal Maret sebagai bagian kesepakatan untuk mendapatkan bailout kedua senilai 130 miliar euro.
Minyak bergerak dekat $100 dalam sebulan terakhir di saat pasar mengevaluasi perbaikan ekonomi AS dan krisis utang Eropa. Pasar juga mengamati ketegangan antara Barat dan Iran, produsen terbesar ketiga dunia. Iran berencana menghentikan ekspor minyak ke Eropa sebelum embargo Uni Eropa berlaku musim panas ini.
Embargo itu merupakan bagian strategi Barat untuk menekan Iran agar menghentikan program nuklir, yang dianggap bertujuan mengembangkan senjata. Kemarin Presiden Obama mengumumkan sanksi terhadap bank sentral Iran untuk semakin mempersulit penjualan minyaknya.
Pada jam 13:35 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Maret naik 82 sen ke $99,23 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 22 sen jadi $116,45 per barel.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Isu Eropa bawa minyak ke $92
- Minyak tenggelam karena Yunani, data API
- Krisis Yunani masih tekan minyak
- Minyak anjlok, ke level terendah dalam 6 bulan
- Minyak anjlok lagi, ditekan Eropa & data China
- Minyak turun, ditekan data EIA
- Data API makin benamkan minyak
- Minyak anjlok ke $97
- Antisipasi payroll, minyak anjlok
- Minyak turun karena data EIA, ADP
- May Day, minyak tak banyak gerak
- Minyak turun setelah S&P pangkas rating Spanyol
- Minyak naik, dibantu data API
- Minyak turun karena data Eropa, China
- Isu pasokan topang minyak



