Ketidakpastian global tekan pasar
Jakarta, Strategydesk - Permintaan akan safe haven meningkat kembali di tengah mencuatnya kekhawatiran mengenai kondisi global yang semakin tidak pasti. Yen menguat lagi meski BOJ menambah stimulusnya.
Aset berisiko, termasuk saham dan mata uang high-yielders, bertumbangan karena datangnya kecemasan mengenai kondisi ekonomi dunia. Kemarin, pasar sempat membaik berkat pernyataan Ketua the Fed Ben Bernanke.
Rupanya, pernyataan Bernanke, yang menjamin kesigapan the Fed menjaga pemulihan ekonomi, tidak berdampak lama. Sebenarnya, Bernanke hanya mengulang “mantra” nya yang digunakan selama ini, tanpa dibarengi dengan tindakan.
Memang, ia hanya berusaha menenangkan pasar, yang gelisah dengan perkembangan ekonomi AS. Namun, tanpa ada langkah kongkrit, kecemasan akan terus datang kembali.
Euro, sterling, dan aussie terjungkal di saat saham tertekan. Euro melemah meski data sentimen konsumen zona euro positif.
Meski menguat terhadap ketiga mata uang di atas, dollar melemah terhadap yen dan franc Swiss, mencerminkan kecemasan pasar mengenai pemulihan global. Yen menguat kembali meski setelah BOJ menambah dan memperpanjang program pinjamannya.
BOJ menambah jumlah dana dalam fasilitas pinjamannya sebesar 10 triliun yen menjadi 30 triliun yen. Selain itu, BOJ memperpanjang jangka waktu pinjaman menjadi 6 bulan dari 3 bulan. Namun, langkah ini tidak mengejutkan karena sudah diprediksi pasar, yang berharap BOJ mau membuat gebrakan.
Akhirnya, pelemahan yen tidak berlangsung lama. Dalam perdagangan di Asia hari ini, yen kembali bergerak di kisaran 84 per dollar.
Data yang terjadwal hari ini adalah data ketenagakerjaan Jerman dan zona euro. Jumlah pengangguran di Jerman diperkirakan berkurang sebanyak 20.000 di Agustus. Namun, tingkat pengangguran tetap di 7,6%. Data yang lebih baik dari prediksi bisa membantu euro.
Data lainnya indeks perumahan dan sentimen konsumen AS. Indeks sentimen konsumen AS diperkirakan naik ke 51,0 di Agustus dari 50,4 di Juli.
Selain itu, pasar juga menantikan FOMC Minutes, yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pandangan the Fed soal prospek ekonomi dan kebijakan moneter.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (07 Februari 2012)
- Euro stabil, aussie rapuh jelang RBA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (06 Februari 2012)
- Euro rentan seiring tenggat waktu Yunani
- Rekomendasi Trading FOrex Sesi Eropa, AS (03 Februari 2012)
- Pasar konsolidasi jelang payroll
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (02 Februari 2012)
- Risk appetite, dollar tergelincir
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (01 Februari 2012)
- Ketidakpastian nego Yunani tekan euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (31 Januari 2012)
- Investor resah, yen berjaya
- Rekomendasi Forex Sesi Eropa, AS (30 Januari 2012)
- Euro terkoreksi jelang pertemuan UE, deal Yunani
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (27 Januari 2012)



