Keselamatan Yunani penting bagi euro, global
Jakarta, Strategydesk - Yunani akan menghindari default karena tidak hanya penting bagi keselamatan dirinya tapi keberlangsungannya juga vital bagi zona euro dan ekonomi global.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos, yang juga berharap bantuan dari Uni Eropa akan memulihkan kondisi fiskal dan membawanya kembali ke pasar pada pertengahan ke 2014.
“Kami akan berhasil karena tidak hanya penting bagi Yunani tapi juga stabilitas zona euro dan ekonomi global, serta dalam Yunani, kekuatan sistem keuangan sedang diuji,” katanya.
Ditunjuk pada 17 Juni dalam reshuffle dan berbicara setelah menteri keuangan zona euro menyetujui kucuran dana 12 miliar euro, Venizelos mengatakan berterima kasih pada para sejawatnya dan berjanji memenuhi tugasnya.
Ia akan meningkatkan upayanya mengumpulkan 1,7 miliar euro dalam privatisasi pada September, sesuai kesepakatan dengan Uni Eropa dan IMF.
Yunani harus mendapatkan 50 miliar euro dalam penjualan aset negara besar-besaran sampai 2015, termasuk 5 miliar euro tahun ini. Sejauh ini, 18 bulan berkuasa, sosialis belum melakukannya.
Venizelos mengatakan penjualan aset negara dan reformasi sistem pajak menjadi prioritasnya dan ia akan mengumumkan rencana detil untuk memerangi penghindaran pajak kronis dan memperbaiki sistem penarikan pajak minggu depan.
Ditanyakan mengenai peringatan S&P mengenai rencana roll over tetap dianggap default, ia mengatakan penting agar bentuknya hanya melibatkan partisipasi sukarela secara ketat.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



