Keputusan BOJ angkat Nikkei

Tanggal February 14, 2012 / 3:08 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Setelah sempat tertekan karena masalah Eropa, indeks Nikkei mengakhiri perdagangan hari ini dengan kenaikan berkat keputusan BOJ yang di luar dugaan menambah program pembelian asetnya untuk membantuk ekonomi yang terpukul oleh apresiasi yen.

Saham sempat berjatuhan di awal perdagangan setelah Moody’s Investor Service menurunkan rating Italia, Spanyol, Portugal dan tiga negara Eropa lainnya. Selain itu, muncul kembali kecemasan soal Yunani dan rencana bailout keduanya.

Yen  melemah terhadap dollar setelah BOJ mengumumkan penambahan sebesar 10 triliun yen untuk program Quantitative Easing (QE)-nya, di mana BOJ membeli obligasi pemerintah dan swasta, serta memberi pinjaman murah dengan menerima berbagai jaminan.

Keputusan ini datang sehari setelah laporan yang memperlihatkan ekonomi kontraksi 2,3% selama kuartal keempat 2011, karena penguatan yen, merosotnya ekspor dan banjir Thailand. Tapi BOJ sendiri mengatakan langkah ini ditujukan untuk mendorong inflasi ke 1%.

Tapi yang pasti, pelaku pasar menyambut keputusan ini dengan suka cita, tercermin dengan penguatan saham. Indeks Nikkei ditutup menguat 0,6% di 9.052,07, level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan indeks Topix juga naik 0,6% ke 786,80. Eksportir rally, dengan Toyota menguat 1,8% dan Canon naik 1,5%. Saham properti juga diburu.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi justru sebaliknya, berakhir negatif karena aksi jual menyusul berita Moody menurunkan rating enam negara Eropa dan menempatkan tiga lainnya ke dalam daftar negatif. Investor juga semakin was-was dengan Yunani, yang mengakui sulit membujuk Uni Eropa mengucurkan bantuan. Indeks Kospi ditutup melemah 0,15% di 2002,64.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account