Kekhawatiran perbankan Eropa bisa mendorong permintaan emas

Tanggal September 07, 2010 / 2:39 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

 

Jakarta, Strategydesk - Emas bergerak sempit pada hari ini, logam mulia ini diperkirakan mengalami kembali melanjutkan kenaikannya menyusul adanya kekhawatiran beberapa bank Eropa yang berupaya untuk menambah cadangan modalnya. Hal ini meningkatkan peran emas sebagai sarana lindung nilai.

Mata uang tunggal Eropa, euro, pada hari ini mengalami koreksi setelah Asosiasi Bank Jerman mengatakan 10 bank terbesar negara itu, termasuk Deutsche Bank AG dan Commerzbank, membutuhkan sekitar 105 miliar euro karena regulasi baru.

Emas saat ini sedang menuju penguatan tahunan untuk kesepuluh kalinya, dimana pelaku pasar memborong logam mulia sebagai lindung nilai di tengah badai yang melanda sektor keuangan di Eropa. Emas meraih level tertingginya di bulan Juni ditengah kekhawatiran krisis utang beberapa negara Eropa dan prospek melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, cadangan di SPDR Gold Trust, ETF terbesar berbasis emas, mengalami penurunan sebesar 0,47 metric ton menjadi 1.294,44 pada 3 September. Rekor tertinggi ETF tersebut terjadi pada bulan Juni, yaitu di level 1.320,44.

Dari kajian teknikal, resistance penting di 1250 telah berhasil ditembus, namun emas masih mengalami konsolidasi pada area support-nya di 1242.20 serta resistance di 1254. Meski secara keseluruhan trend masih bullish, beberapa indikator seperti stochastic dan RSI sudah memasuki area oversold. Kami melihat adanya peluang koreksi bagi emas untuk menguji level support di 1242.20 tersebut. Penembusan di bawah support tersebut bisa membawa peluang koreksi yang lebih jauh menuju area 1234.50. Sebaliknya, alur bullish akan berlanjut jika terjadi breakout pada resistance-nya di 1254.50, untuk target di area 1260 – 1265 (All time high).

 

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account