Kekhawatiran mendominasi, euro masih bearish
Jakarta, Stratgydesk - Kekhawatiran krisis utang Eropa akan memukul pertumbuhan global menjerumuskan euro kembali ke bawah $1,30.
Euro jatuh karena pasar semakin pesimis para pemimpin Eropa mampu mengatasi krisis yang sudah berlangsung selama hampir dua tahun itu. Dalam konferensi lewat telepon kemarin, para menteri keuangan zona euro sepakat untuk menambah sumber daya IMF sebesar 150 miliar euro sebagai bagian upaya mengatasi krisis dan mendapat dukungan dari beberapa negara Eropa di luar blok itu. Tapi masih belum jelas apakah bisa mencapai target 200 miliar euro setelah Inggris menolak memberi kontribusi.
Uni Eropa mengatakan kontribusi harus mendapat persetujuan dari parlemen masing-masing. Sedangkan Inggris menegaskan tidak akan berpartisipasi dalam skema itu. Hal ini membuat zona euro semakin bergantung pada negara besar seperti China dan Rusia, yang hingga saat ini belum jelas apakah mau membantu. Eropa juga berharap negara lain dari G-20 mau berkontribusi.
Para pemimpin zona euro memang menetapkan target 200 miliar euro tercapai selambatnya kemarin. Hasil ini memperlihatkan betapa sulitnya mencapai hasil maksimal dalam setiap negosiasi antara negara Eropa, inilah sebagian faktor yang membuat pasar semakin pesimis.
Kemarin masih terjebak dalam range yang sama dengan sesi sebelumnya. Hari ini, euro belum banyak gerak, mengindikasikan pasar belum berani mendorongnya lebih jauh, di sisi lain, sudah mencapai bottom. Tapi bukan berarti tren penurunan euro sudah berakhir. Setelah mencapai level terendah dalam 11 bulan terakhir, euro mencapai titik oversold. Sebenarnya pasar menunggu berita positif agar bisa mengangkatnya kembali. Sayangnya, berita itu belum kunjung datang, inilah yang membuat euro tertahan.
Euro juga masih dibayangi oleh masalah rating. Fitch juga menempatkan outlook negatif ke Perancis, Belgia, Spanyol, Slovenia, Italia, Irlandia dan Siprus, sembari mengatakan Perancis lebih tereksposur ke krisis dibandingkan negara rating top lainnya di zona euro. Selain itu, Moody’s memangkas rating Belgia dua tingkat ke Aa3 karena risiko pertumbuhan dan biaya bailout untuk bank Dexia.
Euro rentan menjelang lelang obligasi Spanyol dan data sentimen bisnis Jerman. Spanyol akan lelang surat utang 3 bulan dan 6 bulan hari ini. Yield Spanyol memang menunjukkan penurunan, ini mungkin bagus buat euro. Tapi sentimen bisnis Jerman diperkirakan turun ke 106 di Desember dari 106,6 di Nopember.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (21 Mei 2012)
- Euro rally, untuk sementara
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (18 Mei 2012)
- Krisis Yunani & Spanyol terus tekan euro
- Euro rebound, tapi masih rentan
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (16 Mei 2012)
- Krisis Yunani memburuk, euro terpuruk
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (15 Mei 2012)
- Kisruh politik Yunani masih bebani euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (14 Mei 2012)
- Yunani makin goyang, euro terguncang
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (11 Mei 2012)
- Euro dibayangi krisis Yunani & Spanyol
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (10 Mei 2012)
- Euro masih merana, aussie melesat



