Kejatuhan bursa utama Asia terbatas

Tanggal July 05, 2010 / 7:37 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Sentimen negatif masih menghinggapi bursa utama Asia, dimana proyeksi pertumbuhan China dan data AS yang buruk meningkatkan kecemasan mengenai pemulihan ekonomi global. Meski ada kejatuhan kali ini, indeks utama Asia diperkirakan akan bangkit menyusul aksi pembelian investor dengan mempertimbangkan faktor teknikal yang terindikasi sudah di level oversold-nya. Selain itu, minimnya katalis dan liburnya bursa AS hari ini, turut mendukung faktor tersebut.

Nikkei Futures Kontrak September (SSIU0)
Indeks Nikkei berhasil bangkit dari kejatuhannya Jumat lalu, berlabuh di zona hijau, dalam sesi perdagangan yang fluktuatif. Saham komoditas menguat setelah pemerintah Australia merevisi pajak pertambangan. Namun perdagangan relatif sepi , bentuk antisipasi pasar menjelang data ketenagakerjaan AS. Indeks Nikkei .N225 ditutup menguat 12,11 poin, atau 0,13%, di 9.203.
Faktor teknikal yang menunjukkan oversold pada Nikkei, diperkirakan akan membatasi kejatuhannya, sekaligus jadi penggerak indeks di tengah tutupnya bursa AS hari ini. Penurunan indeks dikarenakan Wall Street  yang turun menyusul buruknya laporan ketenagakerjaan AS, meski data tingkat pengangguran turun.
Kospi Futures Kontrak September (KSU0)
Sayangnya di Korsel, indeks Kospi tidak mampu mempertahankan penguatannya dan terdampar kembali di zona merah minggu lalu. Kekhawatiran mengenai pemulihan ekonomi global masih mendominasi bursa. Selain itu, Kerisauan akan buruknya laporan ketenagakerjaan AS mendorong investor bersikap wait-and-see. Indeks Kospi .KS11 ditutup melemah 14,42 poin, atau 0,86%, di 1.617,82.
Sama halnya dengan Nikkei, penurunan di awal perdagangan kemungkinan terjadi pada indeks Kospi, menyusul respon investor terhadap kejatuhan Wall Street pasca rilisan data AS yang mengecewakan. Namun, teknikal rebound dapat membatasi jatuhnya indeks. 
Hang Seng Futures Kontrak Juli (HSIN0)
Indeks Hang Seng terkapar di zona negatif Jumat lalu, setelah Goldman Sachs memangkas proyeksi pertumbuhan China dan data ekonomi AS yang buruk meningkatkan kecemasan mengenai pemulihan ekonomi global. Selain itu, likuiditas ketat menjelang IPO Agricultural Bank of China (ABC), yang disebut sebagai IPO terbesar di dunia. Indeks Hang Seng .HSI ditutup melemah 223,67 poin, atau 1,11%, di 19.905,32.
Meski sentiment negative masih menyelimuti bursa saham, aksi pembelian kembali investor atas kejatuhan sebelumnya, diperkirakan akan mengantarkan indeks Hang Seng kembali bertengger di 20.000. Didukung minimnya katalis karena tutupnya pasar AS hari ini.

Ulasan Teknikal
Nikkei


Sinyal positif mulai terlihat pada indeks Nikkei, setelah penutupan Jumat lalu, membentuk pola white spinning top yang mengindikasikan reversal atau continuation dengan reabilitas rendah. Dukungan reversal diperlihatkan indikator stochastic yang sudah golden cross, serta ADX melebar, menandakan kekuatan buyer mulai terlihat, sehingga terbuka peluang ke area resistance 9290 dan 9415. Namun, berlanjutnya penurunan terlihat dari RSI, MACD dan moving yang masih bergerak down, sehingga ada peluang Nikkei untuk ke support 9115 dan 8995. Rekomendasi : Sell break 9115, stop loss 9170, target 9000. Buy 8990, target 91450. Buy break 9235, target 9340 stop loss 9135.

Kospi


Moving average yang masih memperlihatkan uptrend, dapat membatasi kejatuhan Kospi hari ini, kendati long black candlestick terbentuk pada perdagangan minggu lalu dan harga di tutup di bawah moving (13,26), membuka peluang Kospi uji area support 214.70 & 212.30. Namun, indikator lainnya seperti MACD di area positif, stochastic berpeluang golden cross. ADX yang flat, menandakan kejatuhan mulai mereda. Kesemuanya mendukung buy on weakness. Ada peluang bagi Kospi untuk menutup gap di 223.25.  Rekomendasi : Sell break 216.20, target 213.05 stp loss 217.15. Buy 212.30, target 215.00 stp loss 211.95. Buy break 219.30, target 221.70 stop loss 218.70.

Hang Seng


Pola high wave pada Hang Seng di akhir perdagangan Jumat lalu, mengindikasikan peluang ada reversal menuju bullish. Ini dipertegas dengan berhasilnya indeks menutup gap yang terbuka. Selain itu, harga yang gagal menebus support 19723 sekaligus sebagai area fibonacci retracement 61,8%, didukung indikator MACD tertahan di zona positif, semestinya dukung buy on weakness untuk kembali berada di area 20.000. Meski kenaikan terlihat tertahan oleh RSI, stochastic dan harga yang ditutup di bawah moving dapat menekan area 19500. Rekomendasi: Sell break 19719, stp loss 20076, target 19544. Buy break 19986, stp loss 20207 target 19895. Buy 19457 target 19815.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account