Kecemasan orang Amerika, pekerjaaan, utang & politisi
Jakarta, Strategydesk - Publik Amerika menyebut lapangan kerja, utang nasional, instabilitas ekonomi dan tingkah politisi, ketika ditanya apa masalah yang paling mengkhawatirkan saat ini.
Meski membaik, kepercayaan publik Amerika terhadap prospek ekonomi masih tergolong rendah, dan isu terkait ekonomi masih menempati tempat teratas ketika ditanya apa masalah paling mendesak yang dihadapi bangsa.
Menurut hasil polling Gallup, yang dilakukan pada 5-8 Januari lalu, sebanyak 26% responden menyebut lapangan kerja atau pengangguran sebagai kekhawatiran utama. Utang nasional dan defisit anggaran menempati tempat kedua, dengan 16% responden menyebut sebagai masalah paling genting.
Berikutnya, sebanyak 5% responden khawatir dengan pemerintahan saat ini, dengan mengatakan kinerjanya belum cukup baik. Sekitar 4% menyebut tingkah laku para politisi, dan ketidakmampuan mereka dalam mengatasi masalah ekonomi, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.
Namun sedikit sekali yang menunjuk masalah internasional, seperti krisis utang Eropa, pengaruh China, atau situasi di Iran, sebagai kekhawatiran utama mereka.
Hasil survei ini memperjelas bahwa para politisi yang perlu menekankan kampanyenya spesifik pada situasi lapangan kerja, defisit, dan kondisi politik di Washington. Semua kandidat presiden dalam kampanyenya sejauh ini sudah membahas masalah lapangan kerja. Defisit juga menjadi isu penting dalam arena politik, dan kemungkinan akan menjadi isu utama dalam kampanye presiden mendatang.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan
- Kecemasan orang Amerika, pekerjaaan, utang & politisi
- Gubernur SNB lengser akibat istri main valas
- Efek Eropa, IMF akan pangkas proyeksi PDB global
- Soros: Krisis Eropa lebih buruk dari 2008
- Yunani: Kita bisa keluar dari zona euro dalam 3 bulan
- Rating Obama akhirnya membaik
- Roubini: Tahun depan, situasi memburuk
- The Fed: Ekonomi tumbuh moderat, belum perlu stimulus baru



