Kapan China mengungguli ekonomi AS?

Tanggal August 18, 2010 / 3:34 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - China berhasil menggeser posisi Jepang sebagai ekonomi terbesar kedua dunia. Namun, China masih perlu waktu yang lama untuk bisa meraih posisi AS sebagai jawara ekonomi terbesar dunia.

Menurut para ekonom, China memerlukan waktu paling tidak 20 tahun, atau secepatnya di 2030, untuk bisa menggeser AS. Namun, hal itu tercapai dengan beberapa persyaratan.

Berdasarkan data IMF, nilai total ekonomi China mencapai $5,4 triliun tahun ini sedangkan AS sebesar $14,8 triliun, atau hampir tiga kali lipat China. Untuk bisa mengejar AS, ekonomi China harus tumbuh amat pesat, sedangkan AS hanya hanya tumbuh kecil. Menurut proyeksi IMF, ekonomi AS akan tumbuh sebesar 3,8% tahun ini, sedangkan China 9,3%.

Agar China bisa menggeser AS dalam waktu 10 tahun, ekonominya harus tumbuh lebih dari 12% per tahun, sedangkan AS tidak lebih dari 2%. Namun, sebagian besar ekonom mengatakan amat kecil kemungkinan China bisa tumbuh sepesat itu untuk waktu yang lama dan AS tumbuh serendah itu.

Fakta yang harus dicermati adalah China masih mengandalkan ekspor dan investasi sebagai mesin pertumbuhannya. Ekspor memang masih tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Di Juli, ekspor meningkat 38% menjadi $145, miliar dan surplus perdagangan dengan AS meningkat 46% mennjadi $28,7 miliar. Namun, permintaan akan barang China bisa berkurang bila ekonomi AS dan Eropa semakin melambat.

Selain itu, China juga menghadapi hambatan-hambatan di masa mendatang. Pertumbuhan ekonomi China akan melambat setelah 2020 karena populasi yang menua (aging population). Angkatan kerja utama, yang berusia 20 sampai 35 tahun, akan berkurang karena kebijakan satu anak yang dijalankan untuk membatasi laju penduduk.

Bila melihat nilai PDB China, jelas negara itu tidaklah lebih kaya, hanya lebih besar. Selama kuartal kedua, ekonomi Jepang mencapai $1,29 triliun, sedangkan China $1,34 triliun. Namun keduanya masih jauh di bawah AS, yang sebesar $3,5 triliun.

Warga AS dan Jepang masih lebih kaya. Pendapatan per kapita AS tercatat $42.240 tahun lalu, sedangkan Jepang sebesar $37.800. Karena besarnya, China telah membuat prestasi dalam meningkatkan pendapatan individu, namun masih jauh dibandingkan AS dan Jepang karena pendapatan per kapitanya hanya $3.600. Meski China mampu mengalahkan ekonomi AS dalam dua dekade, pendapatan per kapitanya masih jauh tertinggal.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account